IBM telah mengungkap dua komputer kuantum baru, Loon dan Nighthawk, yang menampilkan koneksi qubit yang belum pernah terjadi sebelumnya yang dapat memajukan komputasi bebas kesalahan. Mesin-mesin ini menggunakan desain modular untuk menghubungkan qubit superkonduktor dengan cara yang kompleks, berpotensi meningkatkan daya komputasi. Pengembangan ini bertujuan untuk mengatasi tantangan kunci dalam penskalaan teknologi kuantum.
Pendekatan IBM terhadap komputasi kuantum menekankan modularitas dan koneksi inovatif antara qubit superkonduktor, baik di dalam maupun antar unit. Perusahaan tersebut meluncurkan Loon dan Nighthawk, yang menunjukkan kelayakan strategi ini. Jay Gambetta di IBM mencatat skeptisisme awal dari peneliti, yang menolak koneksi tersebut sebagai teoretis. «Kamu berada di tanah teori, kamu tidak bisa mewujudkannya.» Dan [sekarang] kami akan menunjukkan bahwa [itu] salah,» kata Gambetta.
Loon menampilkan qubit yang masing-masing terhubung dengan enam lainnya, dengan tautan yang «memecah bidang»—memungkinkan pergerakan vertikal melintasi chip, yang pertama untuk komputer kuantum superkonduktor. Nighthawk menawarkan konektivitas qubit empat arah. Peningkatan tautan ini dapat memperkuat daya komputasi dan mengurangi kesalahan, hambatan kritis bagi sistem saat ini.
Uji coba awal pada Nighthawk menunjukkan bahwa ia menangani program kuantum 30 persen lebih kompleks daripada mesin IBM yang paling banyak digunakan. Kemajuan seperti itu dapat memperluas aplikasi, membangun atas penggunaan sebelumnya dalam kimia. IBM mengejar qubit logis yang lebih kecil untuk koreksi kesalahan, berbeda dari pesaing seperti Google, yang memerlukan lebih banyak qubit. Konektivitas tinggi, seperti di Loon, sangat penting untuk metode ini guna menghindari biaya penskalaan besar.
Stephen Bartlett di University of Sydney menyebut konektivitas tersebut «menggairahkan» dan «langkah besar signifikan» menuju algoritma yang berguna, meskipun diperlukan pengujian lebih lanjut. Tantangan yang tersisa termasuk meningkatkan pembacaan output, di mana IBM telah maju, dan memperpanjang waktu koherensi qubit, yang dapat menurun akibat koneksi baru. Tim juga sedang mengembangkan cara untuk mereset qubit di tengah perhitungan.
Pada 2026, IBM berencana komputer kuantum modular untuk penyimpanan dan pemrosesan, dibentuk oleh evaluasi Loon dan Nighthawk.