Komisi VI DPR apresiasi kinerja ANTAM dan harap tata kelola emas diperkuat

Pimpinan Komisi VI DPR RI, Nurdin Halid, memuji kinerja PT ANTAM dan BUMN tambang lainnya di tengah tekanan harga komoditas global sepanjang 2025. Ia menekankan peran strategis sektor pertambangan dalam hilirisasi mineral. Selama RDP pada 31 Maret 2026, Nurdin juga mendorong penguatan tata kelola emas melalui keterlibatan koperasi.

Jakarta – Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VI DPR RI pada Selasa, 31 Maret 2026, Nurdin Halid menyatakan apresiasi atas kinerja BUMN tambang seperti PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM). Meski menghadapi tekanan harga komoditas global, perusahaan-perusahaan ini tetap positif sepanjang 2025.

Nurdin menegaskan sektor pertambangan sebagai tulang punggung rantai pasok industri dari hulu ke hilir. "Sektor pertambangan menjadi tulang punggung dalam membangun rantai pasok industri dari hulu hingga hilir," katanya. Ia mendorong ANTAM berperan dalam program nasional, termasuk melibatkan koperasi untuk atasi penambangan ilegal emas, mirip pendekatan PT Timah.

"Dengan skema koperasi, diharapkan para penambang mendapatkan manfaat yang lebih adil sekaligus mengurangi praktik perantara yang merugikan," tambah Nurdin.

Direktur Utama ANTAM, Untung Budiarto, menjelaskan perseroan memperkuat tata kelola emas lewat transparansi dan kanal penjualan omnichannel untuk B2B dan B2C. Ini mencakup emas fisik, jasa emas, serta emas digital via platform seperti Brankas, Butik Emas Logam Mulia (BELM), situs web, Tokopedia, dan Shopee.

Artikel Terkait

Illustration of Antam gold bar with price drop display and downward market trend graph for news article.
Gambar dihasilkan oleh AI

Harga emas Antam turun Rp 40.000 per gram hari ini

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) turun Rp 40.000 menjadi Rp 2.878.000 per gram pada Rabu, 18 Februari 2026. Penurunan ini melanjutkan tren pelemahan sejak 16 Februari. Harga buyback juga turun menjadi Rp 2.655.000 per gram.

Harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) naik Rp 25.000 menjadi Rp 2.602.000 per gram pada 10 Januari 2026. Kenaikan ini terjadi di akhir pekan, dengan harga buyback juga dilaporkan naik meskipun terdapat perbedaan laporan. Harga untuk berbagai ukuran emas batangan tercatat stabil di laman resmi.

Dilaporkan oleh AI

Harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mencapai Rp 2.675.000 per gram pada Kamis, 15 Januari 2026, naik Rp 10.000 dari hari sebelumnya. Kenaikan ini melanjutkan tren positif sejak 10 Januari. Harga buyback juga meningkat menjadi sekitar Rp 2.521.000 hingga Rp 2.523.000 per gram.

Harga emas produk PT Aneka Tambang Tbk (Antam) turun Rp 45.000 menjadi Rp 3.023.000 per gram pada 25 Februari 2026. Sementara itu, harga emas UBS dan Galeri24 naik pagi hari. Harga emas global stabil di sekitar US$5.146 per ons.

Dilaporkan oleh AI

Harga emas Antam mengalami kenaikan lagi pada Rabu (14/1/2026), naik Rp 13.000 menjadi Rp 2.665.000 per gram dari sebelumnya Rp 2.652.000. Lonjakan ini berlanjut sejak 10 Januari, dengan harga buyback juga naik menjadi Rp 2.513.000 per gram.

Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa krisis global yang sedang terjadi di mana-mana justru menjadi peluang bagi Indonesia untuk bangkit lebih kuat. Ia menekankan bahwa negara yang kuat akan selamat sementara yang lemah akan menderita, sambil memuji pencapaian Badan Pengelola Investasi Danantara yang mencapai kenaikan return on asset 300 persen dalam setahun. Prabowo juga memperingatkan jajarannya agar tidak memberikan laporan palsu.

Dilaporkan oleh AI

Pembentukan Danantara dalam transformasi tata kelola BUMN dinilai membawa konsekuensi besar terhadap akuntabilitas publik. Ahli hukum menekankan bahwa karakter publik BUMN tetap harus dipertahankan meski orientasi korporatisasi semakin kuat. Pemerintah membela pengelolaan aset negara oleh BUMN baru tanpa mempersoalkan persaingan dengan swasta.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak