Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian membuka Festival Fulan Fehan IV di Desa Dirun, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur pada Sabtu.
Pembukaan festival ditandai dengan pemukulan tihar, alat musik tradisional khas Belu. Acara menampilkan tarian kolosal bertema persahabatan Indonesia dan Timor-Leste di hamparan padang savana Fulan Fehan.
Mendagri mengatakan ini pengalaman pertamanya menyaksikan festival tersebut. Ia membandingkannya dengan pertunjukan di panggung buatan manusia di kota-kota besar.
Festival ini menampilkan tarian khas empat suku dengan tema Dance for Friendship. Peserta dan tamu dari Timor-Leste serta Australia turut hadir.
Mendagri menyatakan kebanggaannya menjadi saksi sejarah di Belu dengan seni dan budayanya yang beragam namun tetap dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.