Indonesia akan kirim 780 prajurit TNI ke misi UNIFIL di Lebanon

Pemerintah Indonesia akan mengirim 780 personel TNI ke Lebanon pada 22 Mei 2026 sebagai bagian dari Pasukan Sementara PBB (UNIFIL). Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menyatakan dukungan penuh namun menekankan keselamatan prajurit sebagai prioritas utama.

Menteri Luar Negeri RI Sugiono mengumumkan rencana tersebut pada 12 Mei 2026 di Jakarta. Pengiriman ini mencerminkan komitmen Indonesia terhadap perdamaian dunia dan stabilitas kawasan.

Dave Laksono menyampaikan apresiasi kepada seluruh prajurit yang akan berangkat. Ia menegaskan Kementerian Pertahanan dan TNI harus memastikan dukungan logistik serta koordinasi optimal dengan mitra internasional.

Komisi I DPR RI juga menekankan pentingnya evaluasi berkelanjutan terhadap situasi di lapangan. Seluruh personel diminta menjaga disiplin, profesionalisme, dan semangat juang selama menjalankan tugas.

Artikel Terkait

Illustration depicting wreckage from attacks on Indonesian UN peacekeepers in southern Lebanon.
Gambar dihasilkan oleh AI

Three Indonesian soldiers killed within 24 hours in southern Lebanon

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Three Indonesian UNIFIL peacekeepers died in two separate incidents in southern Lebanon on March 29-30, 2026. The first killed Praka Farizal Rhomadhon from a projectile near Adchit al-Qusayr, while two others perished in a vehicle explosion near Bani Haiyyan during evacuation. UNIFIL is investigating both events.

The United Nations says its investigation into the March 2026 attacks killing three Indonesian peacekeepers with the United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) is nearing completion amid calls for accountability. Indonesian forces await results on whether artillery or landmines were involved.

Dilaporkan oleh AI

President Prabowo Subianto condemned the attack that killed three TNI soldiers on a UNIFIL mission in Lebanon and paid respects to their remains upon arrival at Soekarno-Hatta Airport on April 4, 2026. The government demanded UN security guarantees amid ongoing concerns for troop safety.

A public discussion in Jakarta on June 4, 2026, examined plans by the Defense Ministry to form Territorial Development Battalions.

Dilaporkan oleh AI

Balikatan 2026, the largest edition yet, opened in the Philippines on April 20 with over 17,000 troops from the Philippines, United States, Japan, Australia, New Zealand, Canada, and France. It marks the first participation of Japan Self-Defense Forces troops on Philippine soil since World War II. The three-week exercises focus on interoperability and maritime operations amid global tensions.

Interior Minister Muhammad Tito Karnavian opened the Fulan Fehan Festival IV in Desa Dirun, Belu Regency, East Nusa Tenggara on Saturday.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak