IRS mengeluarkan aturan rinci untuk program Trump Accounts

Mengikuti pengumuman awal Trump Accounts, IRS dan Departemen Perbendaharaan telah merilis panduan spesifik tentang kelayakan, prosedur pembukaan akun, dan kontribusi untuk program investasi federal senilai $1.000 bagi bayi baru lahir. Program ini bertujuan mendukung keluarga melalui dana indeks berbiaya rendah dan akan diluncurkan pada Juli 2026 untuk anak-anak yang lahir 2025-2028.

Program Trump Accounts, bagian dari 'One Big Beautiful Bill' Presiden Donald Trump, menyediakan setoran awal $1.000 untuk bayi baru lahir warga negara AS yang memenuhi syarat ke dalam dana indeks berbiaya rendah yang ditangguhkan dan melacak pasar saham AS. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, keluarga, pemberi kerja, dan pihak lain dapat berkontribusi hingga $5.000 setiap tahun per anak, dengan kontribusi dari pemberi kerja yang dibebaskan dari pajak.  nnPedoman baru IRS merinci kelayakan: anak-anak yang lahir dari 1 Januari 2025 hingga 31 Desember 2028, dengan kewarganegaraan AS dan nomor Jaminan Sosial yang sah. Orang tua atau wali harus membuka akun paling lambat 31 Desember tahun anak tersebut berusia 17 tahun, menggunakan Formulir 4547 saat pengajuan pajak atau melalui portal online. Pembuka akun bertanggung jawab, dengan sumber daya yang tersedia secara online. Setoran awal $1.000 dapat dipilih oleh orang tua saat pembukaan atau diklaim kemudian oleh wali hukum, orang tua, saudara kandung dewasa, atau kakek-nenek sesuai urutan prioritas.  nnKepala Eksekutif IRS Frank J. Bisignano menyebutnya sebagai 'upaya pro-keluarga yang akan membantu jutaan orang Amerika memanfaatkan kekuatan ekonomi kita.' Sekretaris Perbendaharaan Scott Bessent menggambarkan akun-akun tersebut sebagai 'dana perwalian, sepotong dari ekonomi Amerika' yang dapat diakses pada usia 18 tahun atau dikonversi menjadi program sejenis IRA. Pada awal 2026, jutaan formulir telah diajukan. Program ini secara resmi diluncurkan pada Juli 2026.

Artikel Terkait

U.S. Supreme Court justices hearing oral arguments on birthright citizenship challenge in Trump v. Barbara.
Gambar dihasilkan oleh AI

Supreme Court Hears Oral Arguments in Birthright Citizenship Challenge

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

The U.S. Supreme Court heard oral arguments on March 30, 2026, in Trump v. Barbara, challenging President Trump's executive order limiting birthright citizenship for children of undocumented immigrants or those on temporary visas. As previously covered, the order—issued January 20, 2025—interprets the 14th Amendment as not granting automatic citizenship in these cases. A ruling, expected in coming months, could impact hundreds of thousands of children born after February 20, 2025.

President Trump has dismissed his $10 billion lawsuit against the IRS. The move paves the way for a $1.776 billion settlement fund aimed at compensating those who claim government overreach. Critics in Congress and ethics groups have raised concerns over the arrangement.

Dilaporkan oleh AI

The Central Board of Direct Taxes (CBDT) has issued Income-tax Rules, 2026, aligning with the new Income-tax Act, 2025, effective from April 1. Changes include higher thresholds for mandatory PAN quoting, unified forms, and new exemptions for salaried employees. Tax experts suggest the old regime may offer advantages for middle-income earners.

Governor Mike Braun signed House Bill 1042 into law last week, requiring Indiana's public defined contribution retirement plans to offer cryptocurrency investments via self-directed brokerage accounts by July 1, 2027. The legislation, targeting plans like Hoosier START, also prohibits most state agencies from restricting digital asset payments or mining, marking a pro-crypto push amid national trends.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak