Jakarta peringkat kedua kota dengan udara terburuk di dunia

Kualitas udara Jakarta pada Rabu pagi menempati peringkat kedua terburuk di dunia berdasarkan data IQAir. Indeks kualitas udara mencapai 175 dengan konsentrasi PM2.5 sebesar 88,5 mikrogram per meter kubik. Lahore, Pakistan, menempati posisi pertama dengan indeks 382.

Data IQAir pada pukul 05.00 WIB menunjukkan udara Jakarta masuk kategori tidak sehat. Masyarakat disarankan menghindari aktivitas luar ruangan dan menggunakan masker jika harus keluar.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menjalankan tiga strategi utama untuk memperbaiki kualitas udara. Strategi tersebut mencakup perluasan layanan bus Transjabodetabek dan pemberlakuan transportasi umum gratis bagi 15 golongan masyarakat.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan pengoperasian 10.000 bus listrik Transjakarta pada 2030. Ia juga menyebut percepatan pembangunan fasilitas pengolahan sampah ITF di beberapa lokasi yang ditargetkan beroperasi pada pertengahan tahun ini.

Artikel Terkait

Heavy rain causes flooding on Jakarta roads and neighborhoods, with BPBD teams responding.
Gambar dihasilkan oleh AI

Heavy rain floods 55 neighborhoods and 3 roads in South and West Jakarta on May 4, 2026

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

DKI Jakarta's Disaster Mitigation Agency (BPBD) recorded flooding in 55 neighborhoods (RT) across South and West Jakarta due to heavy rain on Monday, May 4, 2026. Three roads were inundated with water levels of 30-120 cm amid rising levels at key monitoring posts reaching Alert 3 status. BPBD deployed personnel for monitoring, pumping, and coordination with other agencies.

Jakarta's air quality reached unhealthy levels on Friday morning with an index of 154 according to IQAir data. Residents are advised to wear masks when outdoors.

Dilaporkan oleh AI

A University of Colorado Boulder study found PM2.5 concentrations in Indonesia rose 3.3 percent around open landfills in 2018-2019.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak