John Herdman secara resmi diperkenalkan sebagai pelatih Timnas Indonesia oleh PSSI pada 13 Januari 2026 di Jakarta. Pelatih asal Inggris itu menjelaskan bahwa keputusannya didasarkan pada visi dan peluang besar di Indonesia, bukan peringkat FIFA. Ia menolak tawaran dari Honduras dan Jamaika meski peringkat mereka lebih tinggi.
Pada Selasa, 13 Januari 2026, PSSI menggelar acara perkenalan resmi John Herdman sebagai pelatih Timnas Indonesia di Ballroom 1, Hotel Mulia Senayan, Jakarta, pukul 09.30 WIB. Acara dimulai dengan kumandang Lagu Indonesia Raya dan pemutaran video aksi Herdman saat melatih Timnas Kanada.
Herdman, berusia 50 tahun, menyatakan kegembiraannya datang ke Indonesia bersama keluarga. "Saya sangat semangat bisa datang ke Indonesia bersama keluarga saya. Ini negara dan kebudayaan baru untuk saya," ujarnya. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, atas kepercayaan yang diberikan. "Terima kasih Pak Erick untuk dukungan dan kepercayaan kepada saya sebagai pelatih Timnas Indonesia," katanya.
Dalam sesi tersebut, Herdman mengungkap alasan menolak tawaran dari Honduras (peringkat FIFA 64) dan Jamaika pada Desember 2025. Keputusannya bukan berdasarkan peringkat FIFA, melainkan visi federasi PSSI untuk membawa Indonesia ke level baru. "Karier saya sejauh ini adalah tentang membangun, bekerja sama dengan federasi yang memiliki semangat dan visi untuk membawa negara ini ke tempat yang belum pernah dicapai sebelumnya," tegasnya.
Ia yakin Indonesia telah siap dengan infrastruktur, sumber daya manusia, dan liga domestik profesional. "Saya sangat yakin, dari lubuk hati saya, mendengar dari orang-orang di sini, negara ini sudah siap," kata mantan pelatih Kanada yang membawa timnya ke Piala Dunia 2022 itu. "Tidak ada lagi alasan. Kita punya tempat, kita punya kemampuan, kita punya liga profesional."
Herdman menekankan peluang besar untuk mencapai target seperti lolos ke Piala Dunia. "Ini bukan tentang peringkat, ini bukan tentang tim ini memiliki tempat yang lebih baik sehingga Anda bisa melakukannya untuk lolos Piala Dunia. Ada peluang besar di Indonesia untuk mencapai sesuatu," ungkapnya. Ia berjanji membawa Garuda ke panggung dunia, didukung fans yang luar biasa. "Pasti ada tujuan dan gol untuk kami. Saya lihat Indonesia dipenuhi fans luar biasa. Ini adalah kesempatan bagi saya mempelihatkan kepada fans untuk membawa Garuda ke panggung dunia."
Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi lawan berperingkat FIFA di bawah 100 di FIFA Series 2026.