Pria Kentucky dinyatakan bersalah namun sakit jiwa dalam kasus penembakan di rumah mewah

Juri menyatakan Shannon Gilday bersalah namun sakit jiwa atas dakwaan pembunuhan, perampokan, dan percobaan pembunuhan karena menembak Jordan Morgan lebih dari 25 kali di rumah mewahnya di Richmond, Kentucky. Serangan pada Februari 2022 itu dipicu oleh keinginan Gilday untuk mengakses bunker kiamat di rumah tersebut.

Pada 22 Februari 2022, Gilday yang saat itu berusia 27 tahun memanjat perancah untuk memasuki rumah mewah milik Morgan, seorang pengacara berusia 32 tahun yang juga putri dari mantan anggota legislatif negara bagian. Jaksa menyatakan bahwa ia telah mempelajari jadwal tidur para penghuni dan merencanakan penyusupan tersebut selama berminggu-minggu karena ketakutan akan serangan nuklir. Gilday menembak Morgan melalui pintu setelah korban memohon agar ia tidak masuk, lalu membiarkan korban kehabisan darah sebelum melarikan diri dari lokasi kejadian.

Artikel Terkait

Brent Clayburn, 61, was sentenced Thursday to 35 years in prison for attempted murder after a violent attack on his ex-wife in Columbus, Indiana. A judge also imposed a concurrent 12-year term for criminal confinement with a deadly weapon.

Dilaporkan oleh AI

Ramel Morgan, 20, has been sentenced to 14 years in prison after pleading guilty to second-degree murder in a shooting at a Kansas City gas station.

A 25-year-old woman in Spartanburg was sentenced Thursday to 21 years in prison after a jury convicted her of voluntary manslaughter in the 2023 shooting death of her boyfriend.

Dilaporkan oleh AI

A 21-year-old Michigan resident has been found guilty of second-degree murder and felony firearm charges after fatally shooting his 63-year-old romantic partner and roommate during a domestic dispute last year.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak