Juri Henry County menyatakan Ryan Alexander bersalah atas pembunuhan tingkat pertama dan tindakan kriminal bersenjata dalam kasus penembakan yang menewaskan istrinya, Ashton Schouten, pada tahun 2022.
Ryan Alexander, 30 tahun, dinyatakan bersalah setelah bukti menunjukkan bahwa ia menembak istrinya yang berusia 28 tahun beberapa kali di bagian kepala pada 27 Agustus 2022. Pasangan itu sempat bertengkar di rumah mereka mengenai perilaku Alexander yang posesif dan kecurigaan adanya perselingkuhan. Setelah sempat pergi sebentar untuk membeli bir, Alexander kembali dan melihat koper sudah disiapkan di dekat pintu untuk Schouten dan putra kembar mereka yang berusia satu tahun. Ia kemudian melepaskan satu tembakan ke kepala istrinya sebelum menghabiskan sisa peluru di magasin saat korban tergeletak di lantai. Ia menelepon 911 dan mengklaim pembelaan diri. Juri mencapai putusan setelah melalui musyawarah singkat. Jaksa Agung Missouri, Catherine Hanaway, mengatakan bahwa hasil ini mencerminkan kerja timnya dalam memastikan akuntabilitas. Jadwal hukuman akan ditentukan di kemudian hari. Schouten bekerja sebagai terapis fisik dan meninggalkan dua orang putra, orang tua, serta tujuh saudara kandung.