Pria mengancam membunuh anak-anak di gereja Kentucky

Seorang pria berusia 56 tahun memasuki sebuah gereja di London, Kentucky, pada sore hari Minggu dan menyatakan niatnya untuk membunuh orang, khususnya menargetkan anak-anak. Anggota jemaat mengevakuasi anak-anak dan menghubungi pihak berwenang, yang menangkap tersangka dengan beberapa dakwaan. Insiden itu terjadi di Gereja Pentecostal Campground di tengah laporan bahwa pria tersebut mabuk.

Pada hari Minggu, 8 Maret, sekitar pukul 1:10 sore, James D. Bell, 56, mendekati Gereja Pentecostal Campground di luar Barbourville Road, tepat di selatan London, Kentucky, menurut Sheriff Kabupaten Laurel John Root. Gereja tersebut melayani komunitas sekitar 8.000 penduduk, yang terletak kira-kira 75 mil di selatan Lexington. \n\nBell memasuki gereja dan menyatakan, "Saya di sini untuk membunuh" dan "Saya akan membunuh anak-anak," pernyataan yang didengar oleh beberapa anggota. Sebagai tanggapan, setidaknya satu orang menghubungi 911, dan anak-anak segera dievakuasi dari ruang kudus utama. Saat deputies tiba, mereka menemukan jemaat sedang berusaha meredakan situasi. \n\nPendeta gereja menyampaikan versi berbeda kepada pihak berwenang. Ia tidak mendengar ancaman itu tetapi mencatat Bell meminta bantuan dan mengklaim dirinya dirasuki setan. Anggota jemaat sedang berdoa untuk Bell saat deputies tiba. \n\nPetugas mencium bau alkohol dari Bell dan mencatat bicaranya yang cadel, sehingga menyimpulkan ia sedang dalam pengaruh alkohol. Tidak ada senjata yang ditemukan padanya. Bell menghadapi dakwaan ancaman teroristik derajat dua, perilaku tidak teratur derajat dua, dan mabuk alkohol di tempat umum. Ia dibooking ke Pusat Koreksi Kabupaten Laurel. \n\nBell diadili pada Senin dan dijadwalkan mengikuti sidang pendahuluan pada 17 Maret, menurut media lokal.

Artikel Terkait

Seorang ayah berusia 23 tahun di Kentucky selatan didakwa membahayakan dua anaknya yang masih kecil setelah mereka ditemukan tanpa pengawasan di jalan yang ramai. Jeremiah Grubb ditangkap menyusul insiden di dekat Barbourville tersebut.

Dilaporkan oleh AI

Seorang pria berusia 37 tahun asal Louisville menghadapi berbagai dakwaan setelah diduga mengancam istrinya dan membakar dua anjing saat konfrontasi terkait perselingkuhan.

Seorang pria berusia 51 tahun di Florida menghadapi dakwaan pembunuhan setelah mengaku menusuk dan menembak ibunya yang berusia 77 tahun, sembari mengeluh kepada petugas bahwa borgolnya terlalu kencang. Derek DeWayne Vaughn diduga mengatakan kepada polisi bahwa Tuhan memerintahkannya untuk membunuh Jerry Lea Vaughn, yang ia sebut sebagai 'iblis'. Ia kini ditahan tanpa jaminan di Penjara Sumter County.

Dilaporkan oleh AI

Seorang wanita berusia 46 tahun dan dua anak remajanya ditemukan tewas dengan tangan terikat di rumah mereka di Wilmer, Alabama, pada Senin pagi. Sheriff Mobile County, Paul Burch, menggambarkan tempat kejadian perkara tersebut sebagai sesuatu yang brutal, dengan para korban tewas di ruangan terpisah di tengah tanda-tanda serangan yang terencana. Pihak berwenang telah memiliki petunjuk kuat dan sedang mencari satu atau lebih tersangka.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak