Manchester City meraih kemenangan 3-0 atas juara Premier League Liverpool di Etihad Stadium pada 9 November 2025, dalam pertandingan ke-1000 Pep Guardiola sebagai pelatih. Erling Haaland mencetak gol pembuka setelah penyelamatan penalti awal, sementara Jeremy Doku menambahkan gol ketiga yang menakjubkan. Hasil ini mengangkat City ke peringkat kedua, empat poin di belakang pemimpin Arsenal, sementara Liverpool turun ke peringkat kedelapan.
Ikhtisar Pertandingan
Manchester City mendominasi Liverpool dalam pertemuan Premier League yang sepihak, menang 3-0 untuk menandai tonggak pertandingan ke-1000 Pep Guardiola sebagai pelatih. Tuan rumah, yang bermain di Etihad Stadium, menampilkan permainan serangan yang tajam dan pertahanan yang kokoh, mengakhiri rentetan empat pertandingan tanpa kemenangan melawan Liverpool di liga.
Momen Kunci
- Menit ke-9: Jeremy Doku menerobos melewati bek-bek dan dilanggar oleh kiper Giorgi Mamardashvili, yang mengakibatkan penalti yang diberikan oleh VAR. Tendangan penalti Erling Haaland diselamatkan dengan satu tangan oleh Mamardashvili.
- Menit ke-29: Haaland menebus kesalahannya dengan sundulan dari umpan silang Matheus Nunes, melayang di atas Ibrahima Konaté untuk mencetak gol liga ke-14 musim ini dan ke-99 secara keseluruhan di Premier League. Gol tersebut menyempurnakan serangan dengan 19 umpan.
- Sebelum babak pertama: Liverpool mengira mereka telah menyamakan kedudukan ketika Virgil van Dijk menyundul sudut Mohamed Salah, tetapi gol itu dibatalkan karena offside terhadap Andy Robertson, yang menunduk di depan kiper Gianluigi Donnarumma. Arne Slot menyebutnya "keputusan yang salah", mencatat bahwa Robertson "tidak mengganggu sama sekali" dan mengutip insiden serupa yang diizinkan untuk City musim lalu.
- Menit 45+1: Tembakan jarak jauh Nico González membelok dari Van Dijk untuk membuat skor 2-0, membingungkan Mamardashvili.
- Menit ke-61: Doku memastikan kemenangan dengan tembakan melengkung 25 yard dengan kaki kanan ke sudut atas, gol liga pertamanya sejak Januari, dibantu oleh Nico O’Reilly.
Liverpool memiliki peluang di babak kedua, dengan Donnarumma menyelamatkan tembakan Dominik Szoboszlai dan Salah menyentuh bola melebar, tetapi tidak bisa membalas. City menciptakan 1,6 gol yang diharapkan (xG) dibandingkan 0,7 Liverpool.
Reaksi Pasca-Pertandingan
Guardiola memuji para pemainnya: "Mereka memberi saya hadiah yang bagus dengan penampilan ini melawan juara." Ia menyoroti kekokohan pertahanan terhadap ancaman seperti Salah, Szoboszlai, dan Florian Wirtz, serta ancaman luar biasa Doku bersama Haaland.
Slot mengakui keunggulan City: "Itu babak pertama yang sangat sulit bagi kami. Mereka menekan kami sangat tinggi." Mengenai perlombaan gelar, ia berkata: "Musim lalu ketika kami unggul delapan poin, tidak pernah terasa sudah selesai."
Doku, yang dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan, mengatakan: "Di pertandingan besar, itu selalu lebih indah. Saya senang dengan pertandingan dan penampilan tim."
Implikasi
Kemenangan ini membawa City naik ke peringkat kedua, empat poin di belakang Arsenal setelah 11 pertandingan. Liverpool, dengan lima kekalahan sudah – yang terbanyak oleh juara bertahan pada tahap ini sejak Leicester pada 2016-17 – berada di peringkat kedelapan, delapan poin dari puncak, setelah empat kekalahan berturut-turut di laga tandang liga.
Liverpool adalah juara bertahan pertama yang kebobolan 17 gol dalam 11 pertandingan pertama sejak 2020-21. City, sementara itu, mencetak 20 gol dari permainan terbuka dalam 10 pertandingan pertama, tidak ada dari situasi mati.