Banyak spesies primata menghadapi proses melahirkan yang lebih sulit daripada manusia

Sebuah analisis baru menunjukkan bahwa kesulitan saat melahirkan dialami oleh banyak spesies primata, yang sering kali jauh lebih berat dibandingkan pada manusia. Para peneliti menemukan bahwa banyak primata harus melahirkan bayi dengan kepala besar melalui panggul yang sempit, sebuah tantangan yang mungkin sudah ada sejak primata paling awal muncul lebih dari 50 juta tahun yang lalu.

Studi tersebut melakukan penilaian ulang terhadap bentuk saluran lahir pada 29 spesies primata beserta data tengkorak bayi yang baru lahir. Hasilnya mengungkapkan bahwa primata kecil seperti galago dan tamarin mengalami ketidaksesuaian terbesar, dengan kepala bayi berukuran hampir dua kali lipat dari ukuran saluran lahir.

Asumsi sebelumnya berasal dari studi tahun 1940-an yang cacat oleh antropolog Adolph Schultz. Karya tersebut menggunakan penanda panggul manusia yang tidak mengukur saluran lahir primata lain secara akurat, sehingga menyebabkan perkiraan ukuran saluran yang terlalu besar.

Nicole Torres-Tamayo dan Lia Betti dari University College London memimpin penelitian ini, yang diterbitkan dalam Nature Ecology and Evolution. Mereka berpendapat bahwa kesulitan melahirkan merupakan kondisi bawaan pada primata, meskipun kera besar menunjukkan masalah yang lebih sedikit karena ukuran tubuhnya yang lebih besar.

Nicole Webb dari University of Zurich mencatat bahwa simpanse pun mungkin menghadapi proses yang sempit, sehingga mendorong penelitian lebih lanjut mengenai metode tersebut.

Artikel Terkait

A pair of twin proboscis monkey babies was born at the Camp Tim Roberts Proboscis Monkey Research Station on Curiak Island, South Kalimantan, in mid-June 2026.

Dilaporkan oleh AI

Skulls of Japanese people have grown rounder with wider jaws and other changes in the past 100 years, according to a new study. Researchers attribute the shifts to improvements in health, diet, and environment rather than genetics. The findings challenge traditional references for modern human anatomy.

The Florida Department of Health has filed an administrative complaint against licensed midwife Sizzly Maria Auer, alleging she caused permanent nerve damage to a newborn during a 2021 home birth by using excessive force. The incident involved shoulder dystocia, where the baby's shoulders became stuck, and Auer failed to follow standard emergency procedures. The child, Dylan Davis, now faces lifelong arm disabilities.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak