CEO Xbox Asha Sharma mengungkapkan bahwa konsol generasi mendatang Microsoft, yang diberi kode nama Project Helix, akan memainkan game Xbox dan PC sambil unggul dalam performa. Pengumuman tersebut disampaikan melalui unggahan di media sosial, dengan rincian lebih lanjut akan dibagikan di Game Developers Conference minggu depan. Ini menyusul perubahan eksekutif baru-baru ini di Microsoft Gaming.
Divisi game Microsoft siap mengembangkan strategi konsolnya dengan Project Helix, kode nama untuk sistem Xbox mendatangnya. Dalam postingan di X bertanggal 5 Maret 2026, Asha Sharma, yang baru ditunjuk sebagai CEO Xbox setelah kepergian Phil Spencer, menyatakan bahwa konsol tersebut mewujudkan “komitmen kami untuk kembalinya Xbox.” Ia menekankan bahwa Project Helix “akan memimpin dalam performa dan memainkan game Xbox serta PC Anda.” nnSharma, yang dalam beberapa laporan disebut sebagai Wakil Presiden Eksekutif Microsoft untuk Gaming, berencana membahas konsol tersebut dengan pengembang dan mitra di Game Developers Conference (GDC) minggu depan. Godaan ini sejalan dengan pergeseran industri yang berlangsung, termasuk pengurangan judul eksklusif Xbox oleh Microsoft dan peluncuran sebelumnya ROG Xbox Ally berbasis Windows tahun lalu. Laporan mencatat bahwa perusahaan telah berpindah dari ekosistem tertutup yang ketat, berpotensi mengintegrasikan versi Windows yang dioptimalkan untuk TV, meskipun detail masih menunggu. nnRumor yang beredar sebelum pengumuman, seperti dari Windows Central pada Oktober 2025, menyarankan konsol tersebut bisa menjalankan Windows lengkap dengan ekosistem Xbox opsional, kemungkinan diluncurkan pada 2027 di berbagai tingkatan harga dan daya. Namun, pernyataan Sharma meninggalkan ruang interpretasi, termasuk ketergantungan pada streaming lewat PC Game Pass atau kompatibilitas dengan aplikasi Xbox PC. Tantangan ke depan mungkin mencakup integrasi mulus game dari berbagai peluncur PC, adaptasi untuk bermain di ruang tamu, dan dukungan untuk judul lama. nnPengumuman ini terjadi di tengah masa sulit bagi Xbox, ditandai dengan pergantian eksekutif dan tekanan kompetitif, termasuk penarikan Sony baru-baru ini dari rilis PC dan Steam Machine mendatang dari Valve. Microsoft belum merinci spesifikasi perangkat keras atau jadwal rilis pasti selain pembahasan di GDC.