Mira bermitra dengan Oura untuk mengintegrasikan data hormon ke dalam pelacakan kesejahteraan

Perusahaan kesehatan hormonal Mira mengumumkan kemitraan dengan Oura, pembuat Oura Ring, untuk menggabungkan pemantauan hormon dengan metrik tidur, kesiapan, dan suhu. Integrasi ini memungkinkan pengguna melihat bagaimana hormon memengaruhi kesehatan harian. Kolaborasi ini memperkenalkan data hormon setara lab ke pelacakan kesejahteraan sehari-hari untuk pertama kalinya.

Mira, perusahaan yang mengkhususkan diri pada kesehatan hormonal, berkolaborasi dengan Oura untuk menyatukan data dari monitor hormon berbentuk telur Mira dengan metrik kesehatan Oura Ring. Pengguna kedua perangkat kini dapat mengakses tampilan terpadu di aplikasi Mira, menghubungkan kadar hormon dengan faktor seperti kualitas tidur dan tingkat energi. Sylvia Kang, CEO Mira, menjelaskan signifikansi pendekatan ini dalam wawancara dengan CNET: «Hormon secara tradisional diperlakukan sebagai sesuatu yang diukur secara terpisah -- mungkin sekali, dalam pengaturan klinis, lalu Anda dikirim pergi. Tapi itu bukan cara wanita benar-benar mengalami tubuh mereka.» Dia menambahkan, «Di Mira, kami sangat fokus membawa hormon ke kehidupan sehari-hari, karena mereka membentuk cara Anda tidur, energi yang Anda miliki, perasaan emosional Anda, bahkan seberapa bahagia atau tangguh yang Anda rasakan.» Monitor Mira menggunakan deteksi berbasis fluoresensi, yang dikenal sebagai teknologi FluoMapping, yang menyediakan konsentrasi hormon numerik presisi mirip dengan yang digunakan di lab klinis. Untuk mengumpulkan data, pengguna mencelupkan tongkat tes ke sampel urin dan memasukkannya ke perangkat selama 16 detik, setelah itu hasilnya diunggah ke aplikasi. Ini melacak hormon kunci termasuk hormon luteinizing, yang mengatur fungsi ovarium; E3G, metabolit estradiol (jenis estrogen); PdG, metabolit progesteron; dan hormon perangsang folikel, yang merangsang folikel ovarium. Wawasan seperti itu dapat membantu menjelaskan variasi harian dalam energi atau suasana hati, terutama bagi mereka yang mengalami perimenopause, menopause, tantangan fertilitas, atau siklus menstruasi. Data membantu mengonfirmasi ovulasi, memandu keputusan istirahat dan pemulihan, dan mempersiapkan diskusi dengan penyedia layanan kesehatan. Pengguna Oura harus menyetujui berbagi data mereka dengan Mira. Perusahaan menekankan privasi, menyatakan bahwa informasi kesehatan pribadi tetap rahasia dan tidak dijual atau dibagikan dengan pihak ketiga. Data anonim meningkatkan pengalaman aplikasi melalui penyedia yang sesuai dengan HIPAA dan GDPR. Kang mencatat bahwa tujuan kemitraan bukan hanya integrasi data tetapi pemahaman yang lebih luas: ketika Mira mulai bekerja dengan Oura, fokusnya adalah «Bagaimana kami membantu wanita memahami hidup mereka lebih baik?» Dia menyoroti bahwa tidak ada bagian tubuh yang beroperasi secara terisolasi, menekankan pentingnya wawasan kesehatan kontekstual.

Artikel Terkait

Top tennis players Carlos Alcaraz, Jannik Sinner, and Aryna Sabalenka frustratedly removing fitness trackers on Australian Open court amid ban enforcement.
Gambar dihasilkan oleh AI

Top players banned from fitness trackers at Australian Open

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Several top tennis players, including Carlos Alcaraz, Jannik Sinner and Aryna Sabalenka, were asked to remove wearable fitness trackers during the Australian Open 2026. The devices, approved by the ITF and tours, are not permitted at Grand Slams. Players expressed frustration, hoping for a policy change to monitor health and performance.

Oura's chief medical officer, Dr. Ricky Bloomfield, said the company's Symptom Radar feature has prompted the discovery of multiple lymphoma cases by alerting users to vital sign deviations. The tool, originally developed during the COVID-19 pandemic, has also led to early detections of appendicitis and other conditions. Bloomfield highlighted the feature's role in encouraging timely medical consultations.

Dilaporkan oleh AI

A CNET review highlights the Oura Ring as the best smart ring for monitoring fitness, sleep, and stress in 2026, outperforming competitors after months of testing. The Ultrahuman Ring Air, previously favored for workouts, faces a US ban due to an Oura lawsuit. The Evie Ring targets menstrual health but falls short on actionable insights.

James Park and Eric Friedman, co-founders of Fitbit, have introduced Luffu, an AI-driven platform designed to centralize family health data. The service aims to simplify tracking of medical appointments, test results, and vital signs across family members. Users can join a waitlist as availability details remain pending.

Dilaporkan oleh AI

Top tennis players Carlos Alcaraz, Jannik Sinner and Aryna Sabalenka were instructed to remove their Whoop fitness trackers during the 2026 Australian Open. The devices, approved for ATP and WTA tours, remain banned at Grand Slams amid ongoing debates over player welfare and data rules. Tournament organizers are in discussions to potentially allow them in the future.

A new wearable device from MIT's AlterEgo company uses technology to interpret subtle neuromuscular signals for silent communication. The device, worn on the ears, enables tasks like conversation and device control without vocalizing words. While it offers privacy benefits, it also raises concerns about data handling in interactions.

Dilaporkan oleh AI

Influencer Michaela Forni has become a leader in the babytech industry with the Baby Journey app. The app is used by thousands of pregnant women and has been profitable since launch. Meanwhile, midwives warn that pregnancy apps may increase uncertainty rather than provide reassurance.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak