Garmin ajukan merek dagang CIRQA, calon pesaing Whoop

Garmin telah mengajukan merek dagang AS untuk perangkat wearable bernama CIRQA, yang melacak data fisiologis dan metrik pemulihan serupa dengan gelang Whoop. Pengajuan yang dilakukan pada bulan Februari dan ditemukan oleh Gadgets & Wearables ini menjelaskan tentang pengukuran parameter fisik, sinyal biologis, pemulihan stres, kewaspadaan, dan kinerja. Langkah ini menyusul bocornya halaman toko pada bulan Januari yang dilaporkan oleh Android Authority.

Merek dagang CIRQA mencakup perangkat yang memantau parameter fisik, data fisiologis, sinyal biologis, dan perilaku tubuh. Hal ini mencakup fitur kesehatan yang lebih spesifik, termasuk pemulihan dari stres fisik dan emosional, tingkat kewaspadaan manusia, serta pelacakan kinerja. Fitur-fitur ini sangat selaras dengan pendekatan gelang Whoop yang fokus pada data dan tanpa layar, yang menganalisis metrik kesehatan melalui aplikasi ponsel cerdas, bukan tampilan di perangkat. Whoop baru-baru ini mendapatkan dana sebesar 575 juta dolar AS di tengah meningkatnya minat terhadap pelacak semacam itu di kalangan penggemar optimalisasi kesehatan. Fitbit juga memasuki ranah ini dengan memberikan bocoran gelang bergaya Whoop bersama bintang NBA Steph Curry pada akhir Maret. Langkah Garmin ini muncul setelah kebocoran yang tidak disengaja pada bulan Januari, ketika halaman toko untuk perangkat wearable baru sempat muncul secara daring sebelum dihapus, sebagaimana dilaporkan oleh Android Authority. Meskipun merek dagang dan kebocoran tidak mengonfirmasi perilisan, hal tersebut menandakan minat Garmin untuk bersaing di pasar gelang kebugaran tanpa layar. TechRadar menyoroti pengajuan Kantor Paten dan Merek Dagang AS tersebut sebagai bukti bahwa Garmin memanfaatkan tren yang ada.

Artikel Terkait

Top tennis players Carlos Alcaraz, Jannik Sinner, and Aryna Sabalenka frustratedly removing fitness trackers on Australian Open court amid ban enforcement.
Gambar dihasilkan oleh AI

Top players banned from fitness trackers at Australian Open

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Several top tennis players, including Carlos Alcaraz, Jannik Sinner and Aryna Sabalenka, were asked to remove wearable fitness trackers during the Australian Open 2026. The devices, approved by the ITF and tours, are not permitted at Grand Slams. Players expressed frustration, hoping for a policy change to monitor health and performance.

Di CES 2026, Luna mengungkap Luna Band, gelang tanpa layar yang mencatat data kesehatan melalui perintah suara, menghilangkan kebutuhan aplikasi atau langganan tahunan. Tidak seperti pesaing seperti Whoop 5.0, perangkat ini menawarkan alternatif bebas langganan untuk memantau kebugaran dan kesejahteraan. Ini mengintegrasikan AI untuk memberikan wawasan kontekstual tentang rutinitas kesehatan pengguna.

Dilaporkan oleh AI

Top tennis players Carlos Alcaraz, Jannik Sinner and Aryna Sabalenka were instructed to remove their Whoop fitness trackers during the 2026 Australian Open. The devices, approved for ATP and WTA tours, remain banned at Grand Slams amid ongoing debates over player welfare and data rules. Tournament organizers are in discussions to potentially allow them in the future.

CNET telah menobatkan Fitbit Charge 6 sebagai pelacak kebugaran terbaik secara keseluruhan dan Apple Watch Series 11 sebagai yang terbaik untuk akurasi detak jantung setelah melalui pengujian laboratorium. Ulasan tersebut menyoroti perangkat yang sesuai dengan berbagai kebutuhan, mulai dari pelacakan aktivitas umum hingga performa atletik yang serius. Pengujian melibatkan latihan ekstensif dan perbandingan untuk metrik seperti daya tahan baterai, fitur, dan presisi.

Dilaporkan oleh AI

Gelombang baru teknologi wearable mengalihkan fokus dari smartwatch ke perangkat pemantau otak. Wearable neurotech ini menjanjikan melampaui pelacakan kebugaran ke aplikasi neuroscience. Evolusi ini menyoroti satu dekade inovasi cepat pada gadget pribadi.

Seorang penguji CNET yang mengenakan Apple Watch dan Oura Ring selama berbulan-bulan menyimpulkan bahwa Apple Watch lebih cocok dengan kebutuhannya, terutama untuk kebugaran dan penggunaan sehari-hari. Meskipun memuji Oura Ring untuk pelacakan kesehatan jangka panjang, ia mencatat peran pelengkap mereka daripada kompetisi langsung. Keputusan bergantung pada prioritas individu dalam pemantauan kesehatan dan tuntutan gaya hidup.

Dilaporkan oleh AI

Penelitian baru dari Amsterdam University Medical Center dan St. Bartholomew's Hospital menunjukkan bahwa Apple Watch dapat mendeteksi fibrilasi atrium empat kali lebih sering daripada perawatan standar, berpotensi mengurangi risiko stroke. Studi tersebut melibatkan pasien yang memakai perangkat untuk memantau irama jantung selama beberapa bulan. Teknologi ini menggunakan sensor untuk mengidentifikasi detak jantung tidak teratur yang bisa menyebabkan gumpalan darah.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak