Kelompok peretas Korea Utara bernama UNC1069 telah menggunakan video buatan AI untuk mengirimkan malware yang menargetkan sistem macOS dan Windows. Taktik ini menyoroti metode yang berkembang dalam ancaman siber. Perkembangan ini dilaporkan TechRadar pada 11 Februari 2026.
Peretas Korea Utara, yang beroperasi dengan alias UNC1069, telah mengadopsi pendekatan inovatif dengan menggunakan video yang dihasilkan AI untuk mendistribusikan malware yang kompatibel dengan sistem operasi macOS dan Windows. Menurut TechRadar, metode ini menunjukkan kreativitas kelompok yang semakin meningkat dalam menghindari deteksi dan menginfeksi perangkat. Teknik tersebut melibatkan penanaman beban berbahaya di dalam konten video yang tampak tidak berbahaya yang dibuat oleh kecerdasan buatan. Meskipun detail spesifik tentang fungsionalitas malware atau saluran distribusi tetap terbatas dalam laporan yang tersedia, penggunaan AI menggarisbawahi kecanggihan yang tumbuh dalam operasi siber yang disponsori negara yang dikaitkan dengan Korea Utara. UNC1069, yang sebelumnya terkait dengan berbagai aktivitas siber, terus menimbulkan risiko bagi pengguna di platform utama. Liputan TechRadar menekankan perlunya kewaspadaan yang ditingkatkan terhadap taktik penipuan semacam itu dalam keamanan digital. Tidak ada insiden lebih lanjut atau detail korban yang diungkap dalam laporan awal yang diterbitkan pada 11 Februari 2026.