Amanda McClure, 48, ditangkap di Toledo pada 27 Mei setelah polisi menanggapi laporan adanya perkelahian. Pihak berwenang mengatakan dia menyemprotkan cairan pemantik ke orang lain dan memberikan jawaban yang ambigu saat ditanya mengenai niatnya.
Polisi tiba setelah adanya panggilan mengenai pertengkaran fisik. McClure saat itu memegang pemantik api dan diduga telah memukul orang tersebut dengan tangannya, menjambak rambut mereka, serta menyemprotkan cairan pemantik ke wajah, mata, dan tubuh korban, menurut pernyataan tertulis yang diajukan ke Pengadilan Kota Toledo.