Pekerja McDonald's didakwa atas serangan minyak panas terhadap manajer

Seorang karyawan McDonald's berusia 23 tahun di Yuba City, California, menghadapi berbagai dakwaan setelah diduga menyiramkan minyak panas ke manajer berusia 20 tahun, yang menyebabkan luka bakar parah.

Serangan itu terjadi pada 30 Mei di restoran tempat korban, Jacob Smith, sedang menjalani giliran kerjanya. Smith, yang telah bekerja di sana selama beberapa tahun, sedang berada di kantor untuk menghitung uang ketika minyak disiramkan ke arahnya, yang mengakibatkan luka bakar derajat tiga pada wajah, lengan, dan bahunya. Jalani Bluett ditangkap dan didakwa melakukan penyerangan dengan senjata mematikan, penganiayaan berat, dan pemukulan yang menyebabkan cedera tubuh serius. Ia hadir di pengadilan Rabu lalu, mengaku tidak bersalah, dan ditahan tanpa jaminan. Polisi belum merilis motif di balik insiden tersebut. Ibu Smith, Amber Smith, menggambarkan serangan itu sebagai momen yang mengubah hari kerja biasa menjadi mimpi buruk. Ia mengatakan putranya bertanya kepadanya,

Artikel Terkait

A father and his 11-year-old daughter were shot while waiting in their car at a McDonald's in Hallandale Beach, Florida. The incident occurred around 1:30 p.m. on Saturday and involved a targeted altercation with a restaurant employee.

Dilaporkan oleh AI

A 32-year-old Missouri man was arrested Tuesday after allegedly strangling a coworker who received a promotion he had sought at a McAlister's Deli restaurant in Bridgeton.

A father and son were attacked at a Memphis Burger King on Tuesday evening after two men accused the son of stealing an Apple Watch. One suspect shot the father during the confrontation, leaving him with a serious injury.

Dilaporkan oleh AI

A 44-year-old Georgia man faces multiple charges after allegedly shooting another customer in the chest at a Chick-fil-A restaurant following an argument over cigarette smoke.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak