Gletser Pamir mencatat kehilangan es dalam jumlah besar pada tahun 2025

Gletser di pegunungan Pamir, Asia Tengah, kehilangan es dalam jumlah yang memecahkan rekor tahun lalu setelah mengalami stabilitas selama beberapa dekade. Para peneliti mengaitkan pencairan mendadak tersebut dengan panas ekstrem yang berkepanjangan di seluruh wilayah tersebut.

Gletser Kangxiwa di Daerah Otonomi Xinjiang Uyghur, Tiongkok, kehilangan es yang setara dengan 1,5 meter air di seluruh permukaannya pada tahun 2025. Jumlah ini lebih dari empat kali lipat rata-rata kehilangan tahunan yang tercatat antara tahun 2011 dan 2024. Gletser sepanjang tiga kilometer ini berada di ketinggian 5350 meter di atas permukaan laut di pegunungan Pamir bagian timur.

Artikel Terkait

Gletser Hektoria di Antartika kehilangan panjang 15 mil hanya dalam 15 bulan, menandai penyusutan es yang berpijak tercepat yang pernah diamati di zaman modern. Keruntuhan ini terjadi antara awal 2022 hingga musim semi 2023 di Semenanjung Antartika bagian timur.

Dilaporkan oleh AI

Sebuah studi baru menunjukkan bahwa gletser di Alaska bereaksi secara signifikan terhadap musim panas yang lebih hangat. Para peneliti melacak lebih dari 3.000 gletser menggunakan satelit radar dan menemukan bahwa setiap kenaikan suhu musim panas rata-rata sebesar 1 derajat Celsius menambah sekitar tiga minggu pada musim mencair.

Awan yang berada di ketinggian rendah telah meluas sejak 1979, memantulkan sinar matahari dan mengurangi energi yang diserap di permukaan Bumi sebesar 0,32 watt per meter persegi. Para peneliti kini memperingatkan bahwa efek pendinginan ini dapat segera berbalik dan mempercepat pemanasan global.

Dilaporkan oleh AI

Simulasi baru menunjukkan peluang 10 hingga 23 persen bahwa Atlantic Meridional Overturning Circulation telah mencapai titik tanpa jalan kembali.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak