Gletser

Ikuti
Argentine deputies approving controversial glaciers law reform amid protests and mining threat to protected areas.
Gambar dihasilkan oleh AI

Argentine deputies approve glaciers law reform by 137 votes

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Argentina's Chamber of Deputies approved a reform to the Glaciers Law early Thursday by 137 votes in favor, 111 against, and 3 abstentions. The change allows extractive activities like mining in previously protected areas, sparking backlash from environmentalists and citizens. Over 300,000 people joined a collective unconstitutionality lawsuit, and La Pampa's governor filed a judicial injunction.

Sebuah studi baru menunjukkan bahwa gletser di Alaska bereaksi secara signifikan terhadap musim panas yang lebih hangat. Para peneliti melacak lebih dari 3.000 gletser menggunakan satelit radar dan menemukan bahwa setiap kenaikan suhu musim panas rata-rata sebesar 1 derajat Celsius menambah sekitar tiga minggu pada musim mencair.

Dilaporkan oleh AI

Gletser di pegunungan Pamir, Asia Tengah, kehilangan es dalam jumlah yang memecahkan rekor tahun lalu setelah mengalami stabilitas selama beberapa dekade. Para peneliti mengaitkan pencairan mendadak tersebut dengan panas ekstrem yang berkepanjangan di seluruh wilayah tersebut.

Danau air leleh di Gletser 79°LU Greenland, yang terbentuk pada 1995, mengalami drainase mendadak yang memecah es dalam pola segitiga tidak biasa. Peristiwa ini, yang mempercepat dalam tahun-tahun terakhir, menimbulkan kekhawatiran tentang stabilitas jangka panjang gletser di tengah suhu yang menghangat. Para ilmuwan mempelajari apakah ia dapat pulih dari gangguan ini.

Dilaporkan oleh AI

Pada Mei 2025, runtuhnya gletser besar menghancurkan desa Blatten di Pegunungan Alpen Swiss, tetapi pemantauan cermat memungkinkan evakuasi hampir semua penduduk. Seorang pria yang menolak pergi tewas dalam bencana tersebut. Peristiwa ini menyoroti risiko yang semakin besar bagi komunitas pegunungan di tengah perubahan iklim.

Sebuah studi baru menunjukkan bahwa Gletser Thwaites di Antartika telah melewati titik kritis yang tidak dapat dibalik, yang berpotensi mempercepat kenaikan permukaan laut global. Peneliti menganalisis puluhan tahun data satelit untuk mencapai kesimpulan ini. Temuan tersebut menyoroti risiko mendesak yang ditimbulkan oleh perubahan iklim di wilayah kutub.

Dilaporkan oleh AI

Gletser Swiss terus mengalami penurunan cepat pada 2023, kehilangan 6,3% dari volume sisa mereka di tengah suhu tinggi dan curah salju rendah. Ini menandai kerugian tahunan terbesar kedua yang tercatat, setelah penurunan 6,7% pada 2022. Glasiologis memperingatkan bahwa pencairan yang sedang berlangsung mengancam sumber daya air dan ekosistem di Pegunungan Alpen.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak