Luas es laut yang hilang di Antartika Barat setara dengan ukuran Prancis

Pesisir barat Antartika kehilangan es laut musim dingin seluas Prancis. Suhu telah melonjak hingga 45 derajat Fahrenheit di atas normal, mencegah pembentukan es di tengah puncak musim dingin Antartika.

Suhu hangat yang tidak biasa ini menyebabkan bentangan laut yang luas kehilangan lapisan es yang seharusnya ada pada waktu seperti ini setiap tahunnya.

Kekhawatiran telah muncul bagi penguin yang terancam punah serta kehidupan laut lainnya yang bergantung pada es sebagai habitat dan tempat berkembang biak.

Berkurangnya es tersebut juga dapat berkontribusi pada naiknya permukaan laut global seiring berjalannya waktu.

Para ilmuwan terus memantau situasi ini dengan saksama seiring dengan berlanjutnya musim dingin di Antartika.

Artikel Terkait

Studi baru menunjukkan bahwa angin yang lebih kuat dan air laut dalam yang menghangat telah memicu penurunan tajam es laut Antartika sejak 2016. Sebelumnya sempat meluas, es tersebut mencapai rekor tertinggi pada 2014 sebelum merosot ke rekor terendah. Para peneliti mengaitkan perubahan ini dengan upwelling atau naiknya air laut dalam sirkumpolar yang didorong oleh angin.

Dilaporkan oleh AI

Para ilmuwan yang menggunakan pelampung Argo selam dalam telah menentukan alasan di balik kontraksi es laut Antartika yang dramatis sejak 2016. Penurunan tersebut berasal dari pelepasan panas yang tertahan dari kedalaman laut secara drastis, yang dipicu oleh perubahan angin dan kadar salinitas. Penemuan ini menyoroti peran kunci samudra dalam variabilitas es laut.

Samudra Arktik telah melewati titik kritis sekitar tahun 2009, menurut sebuah studi baru yang menunjukkan bahwa hilangnya es laut telah mengurangi kadar nitrat di dalam air secara drastis.

Dilaporkan oleh AI

Gletser Hektoria di Antartika kehilangan panjang 15 mil hanya dalam 15 bulan, menandai penyusutan es yang berpijak tercepat yang pernah diamati di zaman modern. Keruntuhan ini terjadi antara awal 2022 hingga musim semi 2023 di Semenanjung Antartika bagian timur.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak