Antartika
Bebatuan merah muda mengungkap massa granit tersembunyi di bawah gletser Antartika
Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI
Batu-batu granit berwarna merah muda cerah di Pegunungan Hudson Antartika telah menyingkap tubuh granit besar yang terkubur di bawah Gletser Pulau Pine. Struktur ini memiliki lebar hampir 100 km dan tebal 7 km. Para peneliti menghubungkan batu-batu tersebut, yang berasal dari 175 juta tahun yang lalu, dengan fitur subglasial ini dengan menggunakan survei gravitasi.
Officials from nearly 60 countries that are signatories to the Antarctic Treaty have begun annual meetings in Hiroshima to address protection and management of the region, with emperor penguins receiving particular attention.
Dilaporkan oleh AI
Sebuah studi baru menunjukkan bahwa saluran di bawah lapisan es Antartika dapat memerangkap air laut yang hangat dan mempercepat pencairan dari bawah. Para peneliti berfokus pada Lapisan Es Fimbulisen di Antartika Timur dan menemukan bahwa proses ini dapat membuat wilayah yang dingin sekalipun menjadi lebih rentan. Temuan tersebut mengisyaratkan bahwa model iklim saat ini mungkin meremehkan kenaikan permukaan laut di masa depan.
Para peneliti telah menentukan bahwa lubang gravitasi yang tidak biasa di bawah Antartika terbentuk akibat pergerakan lambat batuan di dalam Bumi selama jutaan tahun. Anomali tersebut menguat antara 50 dan 30 juta tahun yang lalu, bertepatan dengan perubahan iklim benua tersebut. Penemuan ini memberikan wawasan tentang bagaimana interior Bumi memengaruhi kondisi permukaan seperti permukaan laut dan lapisan es.
Dilaporkan oleh AI
Penelitian baru dari Universitas Rutgers mengungkapkan bahwa air mencair dari rak es Antartika menyumbang jauh lebih sedikit besi ke perairan laut sekitarnya daripada yang diasumsikan para ilmuwan. Sebaliknya, sebagian besar besi berasal dari air laut dalam dan sedimen benua. Temuan ini menantang ekspektasi tentang fertilisasi besi dan perannya dalam penyerapan karbon.
Sebuah studi baru mengungkapkan bahwa besi dari es Antartika Barat yang mencair tidak meningkatkan pertumbuhan alga seperti yang diharapkan, berpotensi mengurangi kemampuan Samudra Selatan untuk menyerap karbon dioksida. Peneliti menemukan bahwa besi yang dibawa oleh gunung es berada dalam bentuk yang sulit digunakan oleh kehidupan laut. Penemuan ini menantang asumsi tentang bagaimana kehilangan es memengaruhi mitigasi perubahan iklim.
Dilaporkan oleh AI
A group of five South African students, including 17-year-old Luke Boswell from Gqeberha, recently returned from a transformative expedition to Deep Field Antarctica. The programme, led by adventurer Riaan Manser, aims to inspire young people to address environmental challenges through practical action. Participants describe profound shifts in their understanding of climate change and personal growth.
Es purba Antartika ungkap perubahan gas rumah kaca yang moderat selama 3 juta tahun
18 April 2026 03.07Robot selam mengungkap penyebab penurunan es laut Antartika yang tiba-tiba
13 April 2026 19.12Runtuhnya AMOC dapat melepaskan 640 miliar ton CO2
09 April 2026 23.40Penguin kaisar diklasifikasikan sebagai terancam punah di tengah ancaman iklim
07 April 2026 03.17Studi baru mengungkap asal usul Arus Sirkumpolar Antarktika
27 Februari 2026 23.44NCIS: Sydney season 3 sneak peek shows Antarctica murder case
26 Februari 2026 03.46Gletser Hektoria runtuh dengan cepat di Antartika
24 Februari 2026 11.51Penelitian baru memecahkan misteri Blood Falls di Antartika
16 Februari 2026 12.47Mikroplastik terdeteksi pada serangga asli satu-satunya di Antartika
06 Februari 2026 21.48Rak es melemah percepat gletser kunci Antartika