Antartika
Bebatuan merah muda mengungkap massa granit tersembunyi di bawah gletser Antartika
Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI
Batu-batu granit berwarna merah muda cerah di Pegunungan Hudson Antartika telah menyingkap tubuh granit besar yang terkubur di bawah Gletser Pulau Pine. Struktur ini memiliki lebar hampir 100 km dan tebal 7 km. Para peneliti menghubungkan batu-batu tersebut, yang berasal dari 175 juta tahun yang lalu, dengan fitur subglasial ini dengan menggunakan survei gravitasi.
Pesisir barat Antartika kehilangan es laut musim dingin seluas Prancis. Suhu telah melonjak hingga 45 derajat Fahrenheit di atas normal, mencegah pembentukan es di tengah puncak musim dingin Antartika.
Dilaporkan oleh AI
Para peneliti telah memetakan jaringan cekungan berbentuk kipas yang masif di bawah Lapisan Es Antartika Timur, menghubungkan beberapa fitur yang sebelumnya telah diteliti menjadi satu struktur geologi yang besar. Penemuan yang dipublikasikan dalam studi tahun 2026 ini menawarkan wawasan baru mengenai masa lalu tektonik benua tersebut dan pengaruhnya terhadap pergerakan es saat ini.
Para ilmuwan telah menentukan bahwa arus laut paling kuat di Bumi, Arus Sirkumpolar Antarktika, terbentuk melalui pergeseran benua dan angin kencang, bukan hanya karena terbukanya jalur laut. Perkembangan yang terjadi sekitar 34 juta tahun yang lalu ini membantu menurunkan karbon dioksida atmosfer, yang berkontribusi pada pendinginan global yang mengarah pada terbentuknya Lapisan Es Antarktika. Temuan ini berasal dari simulasi iklim yang diterbitkan dalam Proceedings of the National Academy of Sciences.
Dilaporkan oleh AI
Studi baru menunjukkan bahwa angin yang lebih kuat dan air laut dalam yang menghangat telah memicu penurunan tajam es laut Antartika sejak 2016. Sebelumnya sempat meluas, es tersebut mencapai rekor tertinggi pada 2014 sebelum merosot ke rekor terendah. Para peneliti mengaitkan perubahan ini dengan upwelling atau naiknya air laut dalam sirkumpolar yang didorong oleh angin.
Pada 2023, Gletser Hektoria di Semenanjung Timur Antartika mundur delapan kilometer hanya dalam dua bulan, menandai peristiwa tercepat yang tercatat. Hampir setengah gletser itu pecah karena posisinya di atas batuan dasar bawah air yang datar. Penemuan tersebut, yang dirinci dalam studi baru, menyoroti kerentanan fitur es Antartika lainnya.
Dilaporkan oleh AI
Para ilmuwan akhirnya mengungkap penyebab cairan merah tua yang muncul dari Gletser Taylor di Antartika. Dikenal sebagai Blood Falls, fenomena ini telah membingungkan para peneliti sejak ditemukannya lebih dari satu abad lalu. Temuan terbaru menjelaskan perjalanan bawah tanah air kemerahan itu ke permukaan.
Gletser Hektoria mencatat rekor modern untuk penyusutan tercepat
18 Mei 2026 17.30Pentas es gletser Thwaites di Antartika mendekati pelepasan
12 Mei 2026 17.03Emperor penguins focus of Antarctic talks starting in Hiroshima
10 Mei 2026 20.20Studi temukan saluran tersembunyi percepat pencairan es Antartika
25 April 2026 00.54Es purba Antartika ungkap perubahan gas rumah kaca yang moderat selama 3 juta tahun
18 Maret 2026 18.33Inti es menunjukkan rendahnya CO2 pada periode hangat Pliosen
12 Maret 2026 22.14South African scientists outperform global leaders in Antarctic research
07 Maret 2026 16.26Ilmuwan mengungkap asal-usul anomali gravitasi Antartika
28 Februari 2026 06.59Air mencair Antartika menyediakan lebih sedikit besi daripada yang diperkirakan sebelumnya
27 Februari 2026 23.44NCIS: Sydney season 3 sneak peek shows Antarctica murder case