Pengadilan Paris telah menyetujui proses reorganisasi yudisial untuk Coperni SAS, yang memungkinkan jenama mode tersebut untuk tetap beroperasi di tengah tekanan keuangan dari pemegang saham mayoritasnya.
Coperni SAS mendapatkan perlindungan dari Tribunal de Paris pada 11 Juni. Langkah ini menyusul ketegangan selama berbulan-bulan dengan pemegang saham mayoritas sekaligus distributor, Tomorrow Ltd, yang menghentikan pembayaran yang terutang kepada jenama tersebut.
Presiden dan salah satu pendiri jenama, Arnaud Vaillant, mengatakan keputusan itu diambil setelah grup Tomorrow menghentikan pembayaran, yang membuat Coperni berada di bawah tekanan keuangan yang signifikan saat sedang mengejar pertumbuhan internasional.
Tomorrow Ltd dijual kepada Progetto 11 pada bulan Maret. Perusahaan induk dari The Level Group tersebut menyatakan bahwa mereka menemukan bisnis yang sedang dalam sengketa mengenai kepemilikan dan tata kelola, di mana para pendiri, Vaillant dan direktur kreatif Sébastien Meyer, berupaya untuk mengambil kembali kendali.
Reorganisasi ini hanya mencakup Coperni SAS dan memberikan akses ke skema jaminan upah Prancis, sekaligus memberikan keringanan sementara dari pajak dan bea. Progetto 11 mengatakan akan bekerja sama dengan pejabat yang ditunjuk pengadilan dan tetap terbuka terhadap pendanaan baru.