Dampak skandal Platner pukulan telak bagi konsultan Demokrat

Pengunduran diri Graham Platner dari pemilihan Senat Maine pekan lalu telah menimbulkan keraguan terhadap para pekerja muda yang merekrut dan mempromosikannya. Kejatuhan ini menyusul tuduhan kekerasan seksual yang ia bantah. Kini muncul pertanyaan mengenai masa depan pekerjaan mereka dalam dunia politik Demokrat.

Platner, seorang peternak tiram, masuk ke bursa pencalonan setelah dibujuk selama berminggu-minggu oleh konsultan Daniel Moraff musim panas lalu. Moraff dan pihak lainnya, termasuk Morris Katz dari Fight Agency, mempromosikannya sebagai orang luar yang karismatik yang mampu mengalahkan Senator Republik Susan Collins. Sebuah surel dari Moraff pada bulan Agustus menggambarkan Platner sebagai calon presiden di masa depan.

Tim kampanye mengabaikan peringatan awal. Sebuah firma riset merekomendasikan pemeriksaan yang lebih mendalam setelah menemukan unggahan Reddit yang bermasalah, namun Moraff tidak menanggapi tawaran tersebut. Platner kemudian meminta maaf atas unggahan itu ketika muncul ke publik. Ia mengundurkan diri setelah tuduhan penyerangan mencuat.

Taktik serupa digunakan terhadap Nathan Sage di Iowa, yang mundur dari pemilihan pendahuluan awal tahun ini. Fight Agency dan Moraff kini menghadapi kritik dari sesama anggota Demokrat, termasuk mantan penasihat Genevieve McDonald dan Rahm Emanuel, yang menyebut pendekatan tersebut sebagai malpraktik profesional. Firma tersebut membela rekam jejak mereka dalam memenangkan pemilihan.

Artikel Terkait

Illustration of Graham Platner facing Democratic calls to withdraw from Maine Senate race amid allegations
Gambar dihasilkan oleh AI

Democrats call on Platner to drop Maine Senate bid

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Graham Platner, the Democratic nominee for U.S. Senate in Maine, faces widespread calls to withdraw following a sexual assault allegation. The accusation, reported by Politico on July 7, comes from a former girlfriend who says Platner raped her in 2021. Platner has denied the claim.

Democratic leaders withdrew support from Maine Senate nominee Graham Platner on Monday after a woman accused him of sexual assault in 2021. Platner denied the claim as false. The move leaves the party scrambling ahead of the November election.

Dilaporkan oleh AI Fakta terverifikasi

Maine Democratic Senate candidate Graham Platner met with Democratic senators in Washington on Tuesday as party leaders privately and publicly assessed a string of controversies surrounding his personal conduct and past online activity. The gathering took place at the Democratic Senatorial Campaign Committee’s headquarters, where senators questioned Platner about his background and the risk of further damaging disclosures ahead of Maine’s Democratic primary.

Graham Platner, who won Maine Democrats’ U.S. Senate primary in June, has suspended his campaign after an allegation of sexual assault that he denies. Party officials have scheduled a July 25 nominating convention to pick a replacement ahead of a late-July deadline to finalize the ballot.

Dilaporkan oleh AI

Maine Governor Janet Mills withdrew from the Democratic U.S. Senate primary on Thursday, leaving oyster farmer Graham Platner as the unopposed nominee against Republican Sen. Susan Collins. Mills cited insufficient fundraising after trailing Platner badly in polls ahead of the June 9 primary.

Maine Democrats will hold a convention on July 25 to select a replacement for Graham Platner in the U.S. Senate race. Platner withdrew from the race on July 8 after facing allegations of rape and sexual assault, which he denies.

Dilaporkan oleh AI

Eight Democrats are vying to replace Graham Platner as the party's nominee against Republican Sen. Susan Collins. The candidates filed by the Wednesday deadline and are scheduled to debate Thursday evening.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak