PSSI hukum Hilmi Gimnastiar seumur hidup atas kekerasan di Liga 4

Komite Disiplin PSSI Jawa Timur menjatuhkan sanksi larangan seumur hidup kepada pemain Putra Jaya Pasuruan, Muhammad Hilmi Gimnastiar, karena melakukan kekerasan terhadap pemain lawan dalam pertandingan Liga 4. Klub juga memecat Hilmi dan admin media sosialnya menyusul kecaman publik. Insiden ini menyebabkan cedera serius pada korban, Firman Nugraha Ardhiansyah.

Muhammad Hilmi Gimnastiar, pemain Putra Jaya Pasuruan, menerima hukuman berat dari Komite Disiplin (Komdis) Asosiasi Provinsi PSSI Jawa Timur. Sanksi larangan beraktivitas di sepak bola seumur hidup dijatuhkan setelah Hilmi terbukti melakukan tendangan keras ke dada Firman Nugraha Ardhiansyah, pemain Perseta 1970 Tulungagung, dalam laga babak 32 besar Grup C Liga 4 Piala Gubernur Jawa Timur 2025/2026 di Stadion Gelora Bangkalan pada Senin (5/1/2026).

Insiden tersebut melanggar Pasal 48 juncto Pasal 49 Kode Disiplin PSSI, menyebabkan Firman mengalami luka serius termasuk retak tulang rusuk. Komdis juga menambahkan denda Rp2,5 juta sesuai Pasal 78. Ketua Komdis, Samiadji Makin Rahmat, menyatakan, “Perbuatan menendang pemain lawan hingga mengakibatkan luka parah merupakan tindakan kekerasan. Karena itu Komdis menjatuhkan hukuman tambahan berupa larangan beraktivitas sepak bola seumur hidup.”

Makin menekankan tujuan sanksi ini sebagai peringatan: “Ini sepak bola, bukan bela diri. Kami berharap keputusan ini menjadi pembelajaran agar kejadian serupa tidak terulang.” Putusan masih bisa dibanding.

Sementara itu, klub Putra Jaya Pasuruan memutus kontrak Hilmi pada 5 Januari dan memberhentikan admin Instagram pada 6 Januari karena unggahan defensif yang memicu kritik. Pernyataan klub: “Official statement P.S. Putra Jaya Sumurwaru bahwa admin IG sudah kami berhentikan... Atas kejadian ini kami memohon maaf sebesar-besarnya.” Langkah ini diharapkan meredam polemik dan menjaga etika sepak bola Indonesia.

Artikel Terkait

Chaotic Indonesian football stadium clash between Persebaya and Persib fans amid racist incidents and PSSI concerns.
Gambar dihasilkan oleh AI

PSSI prihatin dengan kasus rasisme suporter di sepak bola Indonesia

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Anggota Komite Eksekutif PSSI, Arya Sinulingga, menyatakan prihatin atas maraknya kasus rasisme terhadap pemain di Super League, termasuk setelah laga Persebaya vs Persib pada 2 Maret 2026. Ia juga mengingatkan suporter Persijap dan Persis untuk tidak melupakan Tragedi Kanjuruhan usai kericuhan di Jepara pada 5 Maret 2026. PSSI mempertimbangkan mempertahankan larangan suporter tandang musim depan akibat perilaku anarkis yang berlanjut.

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan melarang suporter Persija Jakarta, Jakmania, hadir di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) untuk laga El Classico Indonesia melawan Persib Bandung pada 11 Januari 2026. Ia juga memperingatkan Bobotoh agar tidak melakukan sweeping kendaraan atau aksi anarkis. Pengamanan difokuskan pada langkah preventif untuk menjaga keamanan dan sportivitas.

Dilaporkan oleh AI

Performa gemilang Timnas Futsal Indonesia di Piala Asia Futsal 2026 menarik minat 10 klub Eropa terhadap para pemainnya. Skuad asuhan Hector Souto mencapai final untuk pertama kali, meski kalah dari Iran lewat adu penalti. PSSI juga menerima denda AFC sebesar Rp235 juta tanpa banding.

The Plön district court discontinued proceedings against a 43-year-old spectator for assault following a football tournament at the Schiffsthalhalle. The incident occurred two years ago after a match between FSG Saxonia II and SG Dobersdorf/Probsteierhagen II. The parties presented conflicting accounts of the events.

Dilaporkan oleh AI

Pertandingan Liga 1 Indonesia antara Semen Padang FC dan Persija Jakarta berakhir kontroversial dengan kemenangan 1-0 untuk tuan rumah pada 22 Desember 2025. Gol bunuh diri Jordi Amat di menit ke-82 menjadi penentu, sementara gol Emaxwell Souza di menit 90+10 dianulir VAR karena pelanggaran sebelumnya. Keputusan ini memicu protes dari pemain dan suporter Persija.

Seorang anggota Brimob berinisial Bripda MS diduga melakukan penganiayaan terhadap dua siswa madrasah di Kota Tual, Maluku, yang menyebabkan satu di antaranya tewas. Korban berinisial Arianto Tawakal (14) meninggal dunia akibat luka kepala berat, sementara kakaknya mengalami patah tulang. Polda Maluku telah menahan pelaku dan memulai proses hukum pidana serta etik.

Dilaporkan oleh AI

Jakarta Livin Mandiri menorehkan kemenangan penting dengan mengalahkan pemuncak klasemen Jakarta Pertamina Enduro 3-1 pada putaran kedua Proliga 2026 sektor putri di Bojonegoro. Pertandingan yang berlangsung pada 13 Februari 2026 ini membuka peluang Livin Mandiri menuju final four. Pelatih kedua tim memberikan pengakuan jujur terkait performa anak asuhnya.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak