Laporan menyebut Trump hadapi ancaman deepfake terbanyak di antara politisi AS

Sebuah laporan baru mengidentifikasi Donald Trump sebagai politisi AS yang paling banyak menjadi korban deepfake, yang mencakup lebih dari separuh dari total kasus. Tiga tokoh politik, termasuk Trump, disebut menjadi pemicu 74% ancaman deepfake. Temuan ini muncul di tengah meningkatnya penggunaan deepfake menjelang pemilu sela AS.

Laporan yang dirilis pada 30 April mengklaim bahwa Donald Trump adalah politisi AS yang paling sering menjadi target deepfake, dengan lebih dari separuh dari seluruh kasus yang tercatat melibatkannya. Analisis tersebut menyoroti bahwa penggunaan deepfake meningkat menjelang pemilu sela AS mendatang, yang menimbulkan risiko potensial terhadap diskursus politik dan keamanan.

Artikel Terkait

U.S. voters expressing distrust in Trump administration's cryptocurrency oversight per CoinDesk poll, illustrated with poll graphic and symbolic crypto elements.
Gambar dihasilkan oleh AI

CoinDesk poll shows U.S. voters distrust Trump administration on crypto oversight

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

A new CoinDesk survey reveals that 62% of U.S. voters do not trust President Donald Trump's administration to oversee the cryptocurrency sector. The poll, conducted last week among 1,000 registered voters, also highlights widespread opposition to government officials holding personal stakes in crypto. Findings underscore low public enthusiasm for digital assets ahead of the 2026 midterms.

Percakapan mengenai layanan deepfake meningkat tajam di dark web. Para pakar memperingatkan bahwa hal ini dapat memicu lebih banyak penipuan yang mengatasnamakan atasan. Perusahaan disarankan untuk melakukan persiapan yang matang.

Dilaporkan oleh AI

Brazil's Attorney General Paulo Gonet said the PGR will treat deepfakes and criminal faction interference as priorities in the 2026 elections, with immediate action on any irregularities.

The United States has restricted access to Anthropic’s most powerful models to foreign nationals over national security concerns. The move has triggered unanimous criticism among candidates for France’s 2027 presidential election.

Dilaporkan oleh AI

Trent Schneider, seorang warga Winthrop Harbor, Illinois berusia 58 tahun, dinyatakan bersalah oleh juri federal karena melontarkan ancaman nyata terhadap Presiden Donald Trump. Vonis tersebut dijatuhkan setelah persidangan selama tiga hari di Pengadilan Distrik AS di Chicago. Schneider telah mengunggah berbagai video dan pesan di media sosial yang bersumpah untuk membunuh sang presiden.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak