Pria asal Illinois dinyatakan bersalah karena mengancam akan membunuh Presiden Trump

Trent Schneider, seorang warga Winthrop Harbor, Illinois berusia 58 tahun, dinyatakan bersalah oleh juri federal karena melontarkan ancaman nyata terhadap Presiden Donald Trump. Vonis tersebut dijatuhkan setelah persidangan selama tiga hari di Pengadilan Distrik AS di Chicago. Schneider telah mengunggah berbagai video dan pesan di media sosial yang bersumpah untuk membunuh sang presiden.

Schneider mengunggah setidaknya 18 ancaman di Instagram dengan nama pengguna truthreaper888, termasuk video yang diberi tag lokasi Trump Tower di Chicago dan akun media sosial milik sang presiden. Dalam sebuah video tertanggal 16 Oktober, ia menyatakan langsung ke arah kamera, “@realDonaldTrump HARUS DIEKSEKUSI!!!” Ia menambahkan, “Saya muak dengan kalian semua para penipu. Orang-orang harus mati dan orang-orang akan mati. Persetan dengan kalian semua, terutama kamu Trump.” Klip lainnya menampilkan dia berkata, “Saya bisa mendapatkan banyak senjata dan saya akan menyelesaikan urusan ini.” Meskipun terdapat keterangan yang mengeklaim “INI BUKAN ANCAMAN!!!,” jaksa berpendapat bahwa ini adalah ancaman nyata dalam perdagangan antarnegara bagian, menurut siaran pers Departemen Kehakiman yang mengumumkan vonis tersebut pekan lalu setelah persidangan di pengadilan federal Chicago. Ia mengunggah ulang beberapa video berkali-kali pada hari itu, yang menarik perhatian seorang warga di Florida yang kemudian melapor kepada pihak berwenang. Penegak hukum mewawancarai Schneider pada 22 Oktober di rumahnya, di mana ia menjadi marah dan berteriak kepada para penyelidik. Tak lama kemudian, ia mengunggah video petugas yang meninggalkan jalan masuk rumahnya dengan keterangan ancaman yang sama. Pihak berwenang menangkapnya di Winthrop Harbor. Selama persidangan, Schneider memberi tahu hakim bahwa ia akan “membakar habis kastel ini,” sambil bersikeras bahwa itu bukan sebuah ancaman, dan kemudian melontarkan komentar jenaka tentang tinggal di “hotel Trump” dengan berondong jagung, sebagaimana dilaporkan oleh media lokal WBBM. Jaksa AS Andrew Boutros menekankan, “Biarlah vonis ini mengirimkan pesan yang jelas bahwa tidak dapat diterima untuk mengancam tokoh politik atau anggota yudisial.” Schneider memiliki catatan kriminal sebelumnya, termasuk ancaman pada tahun 2022 untuk “menembaki” toko T-Mobile, yang membuatnya dianggap tidak layak untuk diadili. Ia sering mengenakan topi bergambar tengkorak gaya Punisher dalam video-videonya dan saat berhadapan dengan polisi di masa lalu.

Artikel Terkait

Illustration of FAA employee Dean DelleChiaie under arrest for allegedly emailing a death threat to President Trump.
Gambar dihasilkan oleh AI

FAA employee in New Hampshire charged after alleged email threat against President Trump

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI Fakta terverifikasi

Dean DelleChiaie, a 35-year-old Federal Aviation Administration employee from Nashua, New Hampshire, was arrested Monday and charged with making an interstate threat against President Donald Trump after prosecutors said he sent an email to the White House stating he would “neutralize/kill” the president. He was expected to appear in federal court Tuesday.

A 29-year-old Chicago man faces federal charges after sending explicit threats to kill President Donald Trump, his son Barron, and Secret Service agents. Michael Kovco allegedly detailed plans for sniper attacks and other violence in messages to the CIA and White House. Authorities arrested him on April 3 following an investigation.

Dilaporkan oleh AI

A 20-year-old man from Everett, Washington, has been charged with making repeated threats to kill President Donald Trump on social media, including vows to wear the president's face as a mask. Federal agents warned him to stop after an initial confrontation, but he continued posting alarming content. Phillip Wharton faces two counts of threatening a federal official and is scheduled for arraignment on March 5.

North Carolina police stopped a 41-year-old U.S. Army veteran from traveling to Washington, D.C., to kill President Donald Trump following explicit online threats. Daniel Swain faces potential federal charges for his Facebook posts targeting the president and his family. He is currently held on state drug and resisting arrest charges.

Dilaporkan oleh AI

A Pennsylvania man faces federal charges for allegedly threatening to kill a U.S. congressman and urging the representative to assassinate President Donald Trump. Raymond Chandler III left disturbing voicemails outlining violent scenarios tied to wealth inequality and political grievances. The FBI reviewed the threats after the congressman's office reported them.

A 44-year-old Arizona man has been sentenced to 27 months in federal prison for posting violent threats against President Joe Biden and Vice President Kamala Harris on social media. Michael David Hanson pleaded guilty to making threats against the president and his successors. The case highlights the legal consequences of online threats against U.S. leaders.

Dilaporkan oleh AI

Miranda Perez, a Florida woman, pleaded guilty to making threats against President Donald Trump and was sentenced to 246 days of time served plus two years of probation. The threat was posted on Facebook in July 2025, referencing Trump's golf course. She faces restrictions including no social media and a mental health evaluation.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak