Peneliti merancang jam bandul kuantum pertama

Para ilmuwan telah menciptakan rancangan lengkap pertama untuk versi kuantum dari jam bandul dengan menggunakan satu atom, cermin, dan cahaya. Perangkat ini dapat memajukan pemahaman tentang penentuan waktu dalam skala kuantum.

Matteo Brunelli di Collège de France dan rekan-rekannya mengembangkan model matematika yang meniru elemen-elemen utama dari jam bandul tradisional dengan komponen kuantum. Rancangan mereka menampilkan rongga yang dibentuk oleh dua cermin yang saling berhadapan, salah satunya berosilasi, bersama dengan atom yang bertransisi antar status energi dan memancarkan foton untuk mendorong gerakan tersebut. Atom ini berfungsi sebagai mekanisme pengatur detik, memastikan detak yang stabil tanpa kendali eksternal.

Artikel Terkait

Physicists have published research proposing that a single clock could tick both faster and slower at the same time due to quantum effects. The work combines relativity and quantum mechanics in a novel way. Researchers say advances in atomic clock technology may soon allow the idea to be tested in the lab.

Dilaporkan oleh AI

An international team of physicists has found that quantum collapse models, potentially linked to gravity, introduce a minuscule uncertainty in time itself. This sets a fundamental limit on clock precision, though far below current detection levels. The research, published in Physical Review Research, explores ties between quantum mechanics and gravity.

French physicists James Hefford and Matt Wilson have proposed a mathematical model called QBox, outlining a post-quantum layer of reality that could bridge quantum theory and gravity. The theory introduces 'hyperdecoherence,' allowing quantum mechanics to emerge from a deeper realm with indefinite causality. Experts praise the work as a promising step toward quantum gravity.

Dilaporkan oleh AI

Researchers have produced an exotic molecule that looks like a butterfly, with electron wings, by combining giant and normal-sized rubidium atoms. The achievement completes a two-decade search for a family of such giant molecules and may enable further advances in quantum science.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak