Peneliti merancang jam bandul kuantum pertama

Para ilmuwan telah menciptakan rancangan lengkap pertama untuk versi kuantum dari jam bandul dengan menggunakan satu atom, cermin, dan cahaya. Perangkat ini dapat memajukan pemahaman tentang penentuan waktu dalam skala kuantum.

Matteo Brunelli di Collège de France dan rekan-rekannya mengembangkan model matematika yang meniru elemen-elemen utama dari jam bandul tradisional dengan komponen kuantum. Rancangan mereka menampilkan rongga yang dibentuk oleh dua cermin yang saling berhadapan, salah satunya berosilasi, bersama dengan atom yang bertransisi antar status energi dan memancarkan foton untuk mendorong gerakan tersebut. Atom ini berfungsi sebagai mekanisme pengatur detik, memastikan detak yang stabil tanpa kendali eksternal.

Artikel Terkait

Para fisikawan telah menerbitkan penelitian yang mengusulkan bahwa satu jam dapat berdetak lebih cepat dan lebih lambat secara bersamaan akibat efek kuantum. Karya ini menggabungkan relativitas dan mekanika kuantum dengan cara yang baru. Para peneliti mengatakan kemajuan dalam teknologi jam atom mungkin akan segera memungkinkan gagasan tersebut diuji di laboratorium.

Dilaporkan oleh AI

Para peneliti telah menciptakan jam nuklir fungsional pertama, dengan memanfaatkan getaran dari inti atom torium radioaktif untuk mengukur waktu. Perangkat ini menjadi tonggak sejarah setelah lebih dari dua dekade pengembangan dan pada akhirnya dapat melampaui presisi jam atom yang ada saat ini.

Para peneliti di TU Wien telah menemukan keterikatan kuantum yang kuat dalam kristal seukuran sentimeter yang terbuat dari serium, paladium, dan silikon. Penemuan ini menunjukkan bahwa material makroskopis dapat menunjukkan perilaku kuantum kolektif. Temuan ini diterbitkan di Nature Physics pada tahun 2026.

Dilaporkan oleh AI

Para peneliti di University of Oxford telah menghasilkan keluarga baru superposisi kuantum menggunakan komponen nonklasik dalam sistem ion terperangkap. Pekerjaan ini menunjukkan kendali terprogram atas status gerak eksotis dan dapat memajukan teknologi kuantum.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak