Para peneliti di University of Oxford telah menghasilkan keluarga baru superposisi kuantum menggunakan komponen nonklasik dalam sistem ion terperangkap. Pekerjaan ini menunjukkan kendali terprogram atas status gerak eksotis dan dapat memajukan teknologi kuantum.
Tim tersebut menggunakan pergerakan satu ion terperangkap untuk membangun superposisi dari komponen kuantum yang sangat nonklasik, bukan status koheren standar. Mereka menautkan status internal ion yang menyerupai qubit dengan status geraknya dan melakukan pengukuran di tengah sirkuit untuk meruntuhkan gerakan tersebut menjadi superposisi yang diinginkan.
Penulis utama Dr. Sebastian Saner mengatakan metode ini menyediakan alat untuk membentuk superposisi kuantum menjadi hampir semua bentuk. Pengukuran menunjukkan pola interferensi dan negativitas Wigner yang mengonfirmasi perilaku kuantum yang asli.
Dr. Raghavendra Srinivas, yang mengawasi pekerjaan ini, mencatat minat yang kuat dari rekan-rekannya dan mengatakan kelompoknya yakin bahwa mereka baru saja mulai mengeksplorasi kemungkinannya. Hasil penelitian ini muncul di Physical Review X.
Status-status ini dapat mendukung komputasi kuantum yang lebih tangguh dan koreksi kesalahan yang lebih sederhana, sekaligus menawarkan platform untuk mempelajari batas antara dunia klasik dan kuantum.