Robot memamerkan keterampilan di pameran teknologi dan acara olahraga 2025

Robot canggih dari seluruh dunia menampilkan kemampuan mereka pada 2025, mulai dari memasak di dapur hingga bertanding di balapan dan pertarungan. Sorotan termasuk model humanoid yang menyeimbangkan keberagaman dengan stabilitas, meskipun kecelakaan seperti jatuh sering terjadi. Demonstrasi ini berlangsung di acara di Berlin, Beijing, dan Qatar, memadukan inovasi dengan humor.

Pada 2025, bidang robotika menyaksikan serangkaian pameran yang menghibur dan mengesankan, sebagaimana dirinci dalam ulasan New Scientist. Di pameran teknologi IFA 2025 di Berlin, robot humanoid R1 dari Robbyant—milik raksasa teknologi China Ant Group—memasak udang dalam demonstrasi dapur. Dengan basis beroda yang stabil dan tubuh atas humanoid, R1 menyeimbangkan mobilitas dengan keberagaman seperti manusia. Penciptanya membayangkan robot ini sebagai pengasuh, perawat, atau pemandu wisata, meskipun proses memasak berlangsung dengan santai.

Upaya lebih ambisius terungkap di World Humanoid Robot Games di Beijing pada Agustus. Robot bipedal Tiangong, dikembangkan oleh National and Local Co-built Embodied AI Robotics Innovation Center, tersandung selama balapan 100 meter. Kompetisi lain termasuk sepak bola dan tarian, di mana satu robot mundur dari acara 1500 meter setelah kepalanya lepas. Sorotan terpisah adalah pertarungan kickboxing antara robot Unitree G1, yang bergerak lambat, memberikan dorongan lembut daripada pukulan, dan sering jatuh tapi pulih dengan lincah.

Pada April, E-Town di Beijing menyelenggarakan Half Marathon Robot Humanoid pertama, mempertemukan 12.000 manusia melawan 21 robot. Hanya enam robot yang menyelesaikan lintasan, dengan Tiangong Ultra menang dalam 2 jam 40 menit—didukung oleh tiga set baterai, tidak seperti pelari manusia.

Adegan balap unta di Qatar, yang melarang joki anak pada 2005 setelah tekanan aktivis, kini mengandalkan alternatif robotik. Di acara Januari di Al-Shahaniya, 40 kilometer barat Doha, yang diselenggarakan oleh Qatar Camel Racing Organising Committee, perangkat ini—berkembang dari pengaturan bor listrik dasar—berfungsi sebagai cambuk terkendali jarak jauh untuk mendesak unta lebih cepat.

Acara-acara ini menekankan kemampuan robot yang semakin meningkat dan keterbatasannya dalam tugas dunia nyata, memadukan rekayasa canggih dengan absurditas sesekali.

Artikel Terkait

Photorealistic scene of advanced AI-powered robots, including humanoid household assistants and navigation devices, showcased amid crowds at CES 2026 in Las Vegas.
Gambar dihasilkan oleh AI

CES 2026 pamerkan robot canggih bertenaga AI

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Di CES 2026 di Las Vegas, perusahaan-perusahaan mengungkap robot inovatif yang memadukan kecerdasan buatan dengan fungsi praktis dan menghibur. Sorotan termasuk asisten humanoid untuk pekerjaan rumah tangga dan perangkat khusus yang menangani tantangan navigasi. Perkembangan ini menandakan dorongan menuju pembantu rumah yang lebih otonom.

Robot humanoid yang mampu melakukan pekerjaan rumah tangga dan kerja industri mendekati ketersediaan luas, didorong oleh inovator Amerika seperti Tesla dan Agility Robotics. Mesin-mesin ini, yang menyerupai manusia dalam bentuk dan fungsi, menjanjikan penanganan pekerjaan biasa dari melipat cucian hingga membalik burger. Para ahli memprediksi integrasi mereka ke dalam kehidupan sehari-hari sebagai langkah alami dalam otomatisasi.

Dilaporkan oleh AI

Saat robot humanoid bersiap untuk adopsi lebih luas di rumah dan tempat kerja tahun depan, para pengembang menghadapi tantangan signifikan dalam keselamatan, privasi, dan dampak sosial. Perusahaan seperti Agility Robotics dan 1X sedang memajukan mesin bipedal, tetapi hambatan tetap ada sebelum mereka dapat berintegrasi mulus dengan manusia. Kekhawatiran tentang pengawasan, keterjangkauan, dan penggantian pekerjaan masih membayang.

Setelah liputan awal CES 2026 tentang inovasi teratas seperti Lego Smart Play dan Samsung Galaxy Z TriFold, acara ditutup dengan penghargaan dan pengungkapan lebih lanjut. CNET menyoroti 26 item, termasuk pemenang Best Robot dan Sustainability, sementara Engadget merinci produk Hari 3 yang menekankan AI praktis dan teknologi ramah lingkungan.

Dilaporkan oleh AI

Elon Musk memposting video buatan AI di X yang menampilkan robot Optimus milik Tesla melakukan berbagai tugas manusia, memicu perdebatan tentang masa depan robotika. Montase 38 detik itu menggambarkan robot dalam peran dari konstruksi hingga memasak, sejalan dengan visi Musk tentang kekayaan universal melalui AI. Video tersebut dengan cepat mendapat lebih dari 16 juta tayangan.

Mengikuti pengumuman Elon Musk tentang penjualan Optimus pada 2027, robot humanoid Tesla telah memulai magang di pabrik Austin-nya, belajar tugas kompleks dari pelatih ber kamera di tengah kemajuan robotika CES 2026. Penyebaran di pabrik ditargetkan akhir 2026.

Dilaporkan oleh AI

Membangun dari demo robot Optimus baru-baru ini di pasar Natal Berlin, Tesla mempercepat fokus AI-nya untuk mengubah mobilitas dan robotika pada 2026—meskipun ada keterlambatan robotaxi—dengan rencana humanoid Optimus canggih, chip AI5, mobil sport generasi berikutnya, ekspansi Tesla Semi, dan inovasi energi.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak