Kegagalan Tesla Optimus di Miami soroti penundaan produksi dan rivalitas robotika

Kegagalan viral robot Optimus di acara Tesla 'Autonomy Visualized' Desember 2025 di Miami—menjatuhkan botol air, bergestur seolah frustrasi, dan terjatuh ke belakang—menghidupkan kembali keraguan tentang klaim otonominya. Tidak ada respons dari Tesla atau Elon Musk, saat tantangan lebih luas di produksi dan persaingan menjadi sorotan.

Kecelakaan Optimus saat demo pembagian air menggemakan kecurigaan teleoperasi masa lalu, mirip acara 'We, Robot' 2024 dan video lipat baju 2023, menurut laporan Los Angeles Times dan lainnya. Musk membalas di panggilan investor Oktober 2025, membanggakan prestasi seperti Optimus 'berkung fu' di pemutaran perdana Tron dengan Jared Leto (Fortune), bersikeras di X bahwa itu didorong AI, bukan dikendalikan jarak jauh.

Demo terbaru menunjukkan kemajuan mobilitas, seperti kecepatan lab rekor, tapi laporan Information Juli 2025 mengungkap Tesla hanya produksi ratusan unit terhadap target 5.000. Update November mengumumkan produksi Gen 3 untuk 2026 pada ~$20.000 eceran.

Hype Musk berlanjut: prediksi pendapatan $10T untuk Optimus Februari 2025 dan prakiraan kapitalisasi pasar Tesla $25T Juni 2024 menuai kritik di tengah penundaan. Rival seperti Nvidia, OpenAI, Alphabet, Meta, dan Unitree China (G1 di $16.000) tingkatkan tekanan. Morgan Stanley memproyeksikan pasar humanoid $5T pada 2050 dengan 1 miliar unit, tapi insider Wall Street Journal sebut 'celah teknologi' antara demo dan produk. 150 perusahaan AI embodied China tarik dana $5 miliar+ di 2025, percepat balapan global.

Artikel Terkait

Tesla Optimus robot tumbling backward and spilling water bottles during Miami demo, amid suspicions of remote human control.
Gambar dihasilkan oleh AI

Robot Optimus Tesla jatuh di demo Miami

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Video dari acara Autonomy Visualized Tesla di Miami menunjukkan robot Optimus menjatuhkan botol air dan jatuh ke belakang dengan gerakan menyerupai melepas headset VR. Klip yang dibagikan di Reddit telah memicu kecurigaan bahwa robot tersebut dikendalikan dari jarak jauh oleh operator manusia. Insiden ini menghidupkan kembali keraguan tentang otonomi robot humanoid Tesla di tengah klaim ambisius Elon Musk.

Di hari-hari terakhir 2025, robot humanoid Optimus milik Tesla jatuh selama demonstrasi langsung, memicu skeptisisme luas terhadap ambisi robotik Elon Musk. Insiden yang menjadi viral itu menyoroti tantangan berkelanjutan dalam mencapai otomatisasi humanoid yang andal. Meskipun ada kemunduran, CEO NVIDIA Jensen Huang baru-baru ini mendukung Optimus sebagai peluang potensial bernilai triliunan dolar.

Dilaporkan oleh AI

A Tesla Optimus humanoid robot fell backward during a public demonstration in Miami, prompting speculation about remote human control. The incident occurred at the company's 'Future of Autonomy Visualized' event, where the robot appeared to mimic removing a VR headset before toppling over. Video of the mishap has gone viral, raising questions about the robot's advertised autonomy.

Menyusul pujian terbaru dari investor Jason Calacanis untuk Optimus V3 Tesla setelah kunjungan ke lab, CEO Elon Musk mendukung pandangan bahwa robot humanoid itu bisa mengaburkan akar kendaraan listrik perusahaan. Pergeseran ini datang saat Tesla bergulat dengan penurunan penjualan mobil dan kemunduran robotika, namun melihat puncak saham.

Dilaporkan oleh AI

Tesla membuka sekitar 110 lowongan pekerjaan untuk program robot humanoid Optimus-nya, menandakan perekrutan agresif saat produksi mendekat. Perusahaan bersiap untuk mengungkap prototipe siap produksi pada awal 2026. Elon Musk membagikan jadwal terperinci selama panggilan laba Q3 2025, menyoroti kemajuan dalam desain robot tersebut.

Rencana Tesla untuk memproduksi robot humanoid Optimus sepenuhnya di Amerika Serikat menghadapi hambatan besar karena ketergantungan pada pemasok China. Laporan Morgan Stanley memperkirakan bahwa mengecualikan komponen China bisa hampir melipatgandakan biaya manufaktur robot dari $46.000 menjadi $131.000 per unit. Ketergantungan ini menyoroti perpecahan yang lebih luas di industri robotika antara inovasi perangkat lunak Amerika dan dominasi perangkat keras China.

Dilaporkan oleh AI

Robot humanoid Optimus milik Tesla menunjukkan tonggak baru dengan berlari kecil melintasi lantai laboratorium dalam video yang dibagikan pada 2 Desember 2025. Rekaman tersebut menyoroti mobilitas yang lebih baik dengan bentuk alami, saat kemajuan dipercepat menuju produksi massal. CEO Elon Musk membayangkan robot ini mengubah tenaga kerja dengan menangani tugas-tugas monoton dan berpotensi membuat kerja bersifat opsional dalam 20 tahun.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak