Rokid meluncurkan kacamata AI lebih ringan dan murah untuk menantang Ray-Bans milik Meta

Rokid telah memperkenalkan kacamata AI baru yang lebih ringan dan terjangkau daripada kompetitor. Perangkat ini bertujuan untuk menyaingi Ray-Bans populer milik Meta di pasar kacamata pintar. Menurut TechRadar, kacamata ini mungkin menawarkan fitur lebih cerdas daripada yang terlihat.

Rokid, perusahaan teknologi yang mengkhususkan diri pada perangkat wearable AI, telah meluncurkan sepasang kacamata AI baru yang dirancang untuk bersaing langsung dengan Ray-Bans milik Meta. Poin penjualan utama yang disorot adalah bobot yang lebih ringan dan harga lebih rendah, menjadikannya dapat diakses oleh audiens yang lebih luas di sektor kacamata pintar yang sedang berkembang. Liputan TechRadar menekankan bahwa kacamata dari Rokid ini bisa lebih canggih daripada yang tampak dari penampilannya. Artikel yang diterbitkan pada 7 Januari 2026 memposisikan produk ini sebagai pengganggu potensial di pasar yang didominasi oleh pemain mapan seperti Meta. Meskipun detail teknis spesifik masih terbatas dalam laporan awal, fokus pada keterjangkauan dan portabilitas menggarisbawahi strategi Rokid untuk menantang alternatif berharga premium. Perkembangan ini datang di tengah minat yang meningkat terhadap kacamata terintegrasi AI untuk penggunaan sehari-hari, seperti bantuan realitas tertambah dan komputasi hands-free.

Artikel Terkait

Realistic illustration of Ray-Ban Meta smart glasses amid a class-action lawsuit over privacy breaches, featuring courtroom elements and data review imagery.
Gambar dihasilkan oleh AI

Meta menghadapi gugatan class-action atas privasi kacamata pintar Ray-Ban

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Sebuah gugatan class-action telah diajukan terhadap Meta, menuduh perusahaan tersebut menyesatkan konsumen mengenai fitur privasi kacamata pintar Ray-Ban miliknya. Gugatan tersebut menyusul laporan Swedia yang mengungkapkan bahwa kontraktor di Kenya meninjau rekaman sensitif yang ditangkap oleh perangkat tersebut, termasuk penggunaan kamar mandi dan momen intim. Meta telah mengonfirmasi menggunakan peninjau manusia untuk beberapa data tetapi mengklaim perlindungan privasi telah diterapkan.

Meta berencana untuk meluncurkan dua model kacamata AI Ray-Ban baru yang disesuaikan untuk pengguna lensa resep minggu depan. Kacamata tersebut, yang tersedia dalam gaya persegi panjang dan bulat, akan dijual melalui saluran kacamata konvensional. Bloomberg melaporkan bahwa ini adalah pertama kalinya Meta dan Ray-Ban secara khusus menargetkan kelompok ini dengan desain tersebut.

Dilaporkan oleh AI

Meta telah memperkenalkan gaya bingkai baru untuk kacamata pintar Ray-Ban Meta yang mendukung lensa resep, dengan harga mulai dari $499 untuk pemesanan awal di AS dan ketersediaan mulai 14 April. Pembaruan ini mencakup fitur AI untuk pencatatan nutrisi dan peringkasan pesan, serta perluasan ketersediaan internasional. Peningkatan tambahan mencakup model Oakley dan kacamata Ray-Ban Display.

Asus telah bekerja sama dengan Xreal untuk mengembangkan kacamata gaming AR ROG R1, yang dipamerkan di CES 2026 dengan tingkat penyegaran menonjol 240Hz. Kacamata ini dibangun di atas model Xreal yang ada tetapi memperkenalkan kinerja yang lebih halus untuk gaming. Pengumuman ini menyusul keputusan Asus untuk mengakhiri proyek headset Horizon OS-nya.

Dilaporkan oleh AI

Snap, perusahaan induk Snapchat, meluncurkan anak perusahaan baru bernama Specs Inc. untuk fokus pada kacamata realitas tertambahnya. Langkah ini bertujuan memajukan Spectacles realitas campuran di tengah persaingan yang semakin ketat dari Meta dan Apple.

Apple telah mengakuisisi Q.ai, sebuah startup Israel yang mengembangkan teknologi membaca bibir untuk antarmuka AI pada perangkat wearable. Kesepakatan tersebut, bernilai sekitar 2 miliar dolar AS, menandakan perubahan potensial dalam cara pengguna berinteraksi dengan perangkat seperti kacamata dan earbud. Langkah ini membangun sejarah Apple dalam mengintegrasikan teknologi sensor canggih ke dalam produknya.

Dilaporkan oleh AI

Di CES 2026 di Las Vegas, Lumus mendemonstrasikan waveguide canggih yang menjanjikan peningkatan kacamata pintar dengan field of view jauh lebih lebar. Model Z-30 perusahaan menawarkan FOV 30 derajat, sementara prototipe mencapai 70 derajat, berpotensi mengubah optik wearable.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak