Di CES 2026 di Las Vegas, Lumus mendemonstrasikan waveguide canggih yang menjanjikan peningkatan kacamata pintar dengan field of view jauh lebih lebar. Model Z-30 perusahaan menawarkan FOV 30 derajat, sementara prototipe mencapai 70 derajat, berpotensi mengubah optik wearable.
Lumus, yang dikenal dengan waveguide-nya di kacamata Meta Ray-Ban Display, memamerkan komponen terbarunya di CES 2026, menandakan lompatan dalam teknologi kacamata pintar. Waveguide Z-30 menyediakan field of view (FOV) 30 derajat, 30 persen lebih ringan dan 40 persen lebih tipis daripada versi sebelumnya. Mereka juga lebih efisien daya, mencapai lebih dari 8.000 nits per watt, yang mengatasi keterbatasan baterai pada wearable ringan. Selama demo, Z-30 menampilkan gambar tajam resolusi 720 x 720 dengan warna kaya dan kecerahan mengesankan, membuat FOV yang diperluas terasa substansial. Perwakilan Lumus mencatat bahwa peningkatan tersebut melebihi FOV 20 derajat tipikal pada model saat ini seperti Meta Ray-Ban Displays. Sorotan utama adalah prototipe FOV 70 derajat, yang menutupi hampir seluruh pusat lensa, dengan hanya area sudut kecil yang tidak terpakai. Meskipun ada distorsi pincushion di tepi, perwakilan meyakinkan bahwa itu bisa dikoreksi pada unit produksi. Waveguide ini menghasilkan optik paling tajam dan terang yang pernah terlihat di prototipe kacamata pintar. Desain reflektif geometris Lumus menawarkan efisiensi lebih baik daripada alternatif refraktif dan memungkinkan pengikatan optik ke lensa, memungkinkan integrasi dengan lensa transisi tanpa clip-on. Waveguide setipis 0,8 mm, menyederhanakan manufaktur dan meningkatkan hasil. Dengan produksi meningkat melalui mitra seperti Quanta dan SCHOTT, Lumus memposisikan diri untuk adopsi luas di kacamata pintar high-end mendatang. Demonstrasi ini menggarisbawahi momentum yang berkembang di industri kacamata pintar, meskipun tantangan seperti menangkap foto tampilan prototipe masih ada.