Ilmuwan ciptakan peta global untuk endapan tanah jarang

Para peneliti telah mengembangkan peta dunia yang menyoroti lokasi di mana elemen tanah jarang kemungkinan besar dapat ditemukan. Pekerjaan ini menghubungkan logam-logam berharga tersebut dengan fitur geologis spesifik jauh di bawah permukaan Bumi.

Sebuah tim internasional yang dipimpin oleh University of Cambridge telah menghasilkan peta prediktif untuk endapan tanah jarang. Studi ini menggabungkan data dari sekitar 9.000 sampel batuan dengan citra seismik interior planet ini. Peta tersebut menunjukkan bahwa batuan beku yang relevan terbentuk terutama di sepanjang tepi curam litosfer benua yang paling tebal dan tertua di Bumi.

Artikel Terkait

Photorealistic illustration of Appalachian Mountains with lithium mining operations and resource estimates for a news article.
Gambar dihasilkan oleh AI

USGS memperkirakan sumber daya litium Appalachia dapat menggantikan impor AS selama lebih dari tiga abad

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI Fakta terverifikasi

Survei Geologi AS (USGS) menyatakan bahwa wilayah Appalachia menyimpan sekitar 2,3 juta metrik ton litium yang belum ditemukan dan layak secara ekonomi—jumlah yang diperkirakan dapat menggantikan sekitar 328 tahun impor litium AS berdasarkan tingkat tahun 2024.

A Japanese research project has found that medium and heavy rare earth elements make up about 54 percent of the content in deep-sea mud samples collected off Minamitori Island.

Dilaporkan oleh AI

Ilmuwan Swedia sedang meneliti sumber daya mineral negara tersebut untuk mendukung produksi elemen tanah jarang dan magnet yang lebih bersih. Upaya di Universitas Uppsala ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan pada Tiongkok dan menurunkan dampak lingkungan dari ekstraksi.

Brazil's Chamber of Deputies approved a bill on Wednesday that sets rules for the exploration of critical minerals and rare earths. The text includes R$ 5 billion in incentives and a council with veto power over foreign partnerships. The vote came on the eve of a meeting between Presidents Lula and Donald Trump.

Dilaporkan oleh AI

Foreign Minister Johann Wadephul has called for a swift increase in the raw materials fund for rare earths after his South America trip. He met his Brazilian counterpart Mauro Vieira in Brasília.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak