Illustration of Teddy Sheringham criticizing Arsenal's entitlement ahead of Manchester United's Premier League match at Emirates Stadium.
Gambar dihasilkan oleh AI

Sheringham kritik sikap berhak Arsenal jelang laga kontra United

Gambar dihasilkan oleh AI

Legenda Manchester United Teddy Sheringham menuduh Arsenal menunjukkan sikap berhak dalam perburuan gelar Premier League, mendesak rasa hormat terhadap lawan setelah hasil imbang baru-baru ini. The Gunners menjamu United di Emirates Stadium pada Minggu, berambisi memperpanjang keunggulan di puncak. Dengan sedikit cedera, skuat Mikel Arteta difavoritkan bangkit dari dua hasil imbang beruntun.

Tantangan Arsenal merebut gelar Premier League menuai kritik dari mantan penyerang Manchester United Teddy Sheringham, yang mengklaim tim itu menunjukkan aura kesombongan. Jelang bentrokan Minggu di Emirates Stadium, Sheringham memperingatkan bahwa mengharapkan kemenangan otomatis merendahkan lawan. „Saya pikir Arsenal terlalu cepat besar kepala“, katanya kepada Metro atas nama BetMGM. Ia merujuk hasil imbang tanpa gol Arsenal di kandang Nottingham Forest pekan lalu, yang mempertahankan keunggulan meski ada frustrasi di kubu mereka, sementara Manchester City dan Aston Villa kalah akhir pekan itu. Sheringham, pencetak gol ikonik untuk United di musim Treble 1999, menekankan bahwa bahkan tim dominan Sir Alex Ferguson pernah kalah tanpa kegaduhan. „Mereka bicara seolah berhak menang setiap pertandingan sekarang“, ujarnya. „Harus hormati lawan juga dan saya rasa Arsenal perlu lakukan itu setelah hasil pekan lalu. Mereka punya peluang menang tapi tak dimanfaatkan.“ Pertandingan kick-off pukul 16.30 GMT itu mempertemukan Arsenal—bentuk terkini WWWDD—melawan United yang bangkit di bawah pelatih sementara Michael Carrick, usai menang derby atas City. Arsenal, yang mencari gelar pertama sejak 2004, sebelumnya kalahkan United di Old Trafford Agustus lalu. Cedera minimal di kubu tuan rumah, hanya Max Dowman muda absen akibat cedera pergelangan kaki; Piero Hincapié dan Riccardo Calafiori sudah kembali latihan. Diprediksi 4-3-3, Arteta bisa memulai David Raya di gawang, Ben White, William Saliba, Gabriel, Jurriën Timber bertahan; Martin Ødegaard, Martín Zubimendi, Declan Rice di tengah; Bukayo Saka, Viktor Gyökeres, Leandro Trossard depan. Duel kunci: Zubimendi hadapi Bruno Fernandes (terdepan liga 62 peluang cipta, 14 gol/asist); Rice vs Casemiro yang akan pergi; Saka lawan Luke Shaw. Kemenangan akan perkuat posisi Arsenal sebagai favorit mutlak.

Apa yang dikatakan orang

Penggemar Arsenal di X mayoritas menolak kritik Teddy Sheringham soal 'sikap berhak' tim mereka sebagai munafik, merujuk dominasi historis Manchester United sambil bela kepercayaan diri sebagai hasil performa. Reaksi tekankan hormat pada daya saing Premier League dan fokus pada laga mendatang.

Artikel Terkait

Dynamic illustration of Arsenal hosting Manchester United at Emirates Stadium, fans and players gearing up for Premier League clash.
Gambar dihasilkan oleh AI

Arsenal menjamu Manchester United yang sedang bangkit di laga Premier League

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Arsenal akan menyambut Manchester United ke Stadion Emirates pada hari Minggu untuk pertemuan krusial Premier League. The Gunners memimpin klasemen dengan selisih tujuh poin dan belum terkalahkan di kandang musim ini, sementara United datang dengan moral tinggi setelah menang 2-0 atas derby Manchester City di bawah pelatih sementara Michael Carrick. Baik Mikel Arteta maupun Carrick mengantisipasi pertarungan sengit.

Manchester United meraih kemenangan dramatis 3-2 atas pemuncak Premier League Arsenal di Emirates Stadium, meningkatkan harapan mereka ke Liga Champions di bawah pelatih sementara Michael Carrick. The Red Devils bangkit dari ketertinggalan dua kali, dengan gol dari Bryan Mbeumo, Patrick Dorgu, dan Matheus Cunha yang mengamankan poin. Kekalahan kandang pertama Arsenal musim ini mempersempit keunggulan mereka di puncak menjadi empat poin.

Dilaporkan oleh AI

Arsenal meraih kemenangan 1-0 atas Crystal Palace untuk memimpin empat poin di puncak klasemen Premier League. Eberechi Eze mencetak gol liga pertamanya untuk Gunners melawan klub lamanya, memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka menjadi 10 pertandingan. Hasil ini datang saat rival Liverpool dan Manchester City menelan kekalahan, meningkatkan harapan gelar Arsenal.

Viktor Gyokeres mencetak penalti di babak pertama untuk mengamankan kemenangan tipis 1-0 Arsenal atas Everton di Hill-Dickinson Stadium. Kemenangan itu membawa Gunners kembali ke puncak klasemen Premier League, unggul dua poin dari Manchester City. Skuad Mikel Arteta memperingati enam tahun kepelatihannya dengan hasil sengit meski tidak tampil lancar.

Dilaporkan oleh AI

Aston Villa menargetkan kemenangan ke-10 beruntun melawan Manchester United di Premier League pada Minggu. Villans yang berada di posisi ketiga tertinggal tiga poäng dari pemuncak Arsenal dan ingin mempertahankan peluang juara mereka. United, dua poin dari empat besar, berupaya memperpanjang tren tak terkalahkan menjadi lima pertandingan meski ada masalah pertahanan.

Manchester United menghadapi Leeds United di Elland Road pada hari Minggu dalam pertandingan Premier League yang kembali bergairah. Red Devils berambisi pulih dari hasil imbang pertengahan pekan melawan Wolves, sementara Leeds datang tanpa kekalahan dalam enam pertandingan liga terakhir mereka. Pertandingan ini menghidupkan kembali rivalitas bersejarah, dengan Leeds mencari kemenangan pertama mereka di Premier League atas United sejak 2002.

Dilaporkan oleh AI

Arsenal meraih kemenangan tegang 2-1 atas Brighton di Emirates Stadium untuk kembali ke puncak klasemen Premier League. Gol cepat Martin Odegaard dan gol bunuh diri Georginio Rutter memberi keunggulan bagi Gunners, tetapi Diego Gomez membalas satu gol untuk tim tamu. Penyelamatan gemilang David Raya mempertahankan kemenangan, menempatkan Arsenal dua poin di depan Manchester City.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak