Pemerintah Singapura dan HDFC MF membeli saham di Vishal Mega Mart

Pemerintah Singapura, bersama dengan HDFC Mutual Fund dan Monetary Authority of Singapura, mengakuisisi saham promotor di Vishal Mega Mart. Pembelian ini terjadi ketika Samayat Services LLP menjual saham 14% melalui transaksi besar senilai Rs 7.636 crore. Meskipun perusahaan mencatat pertumbuhan laba dan pendapatan kuartalan yang kuat, harga sahamnya menurun.

Vishal Mega Mart, pemain di sektor ritel India, mengalami aktivitas signifikan pada saham promotornya di National Stock Exchange (NSE). Samayat Services LLP menjual saham 14% melalui transaksi besar, total Rs 7.636 crore. Pembeli termasuk Pemerintah Singapura, HDFC Mutual Fund, dan Monetary Authority of Singapura, yang secara kolektif membeli saham senilai ribuan crore. Transaksi ini menyoroti minat berkelanjutan terhadap pasar ritel India di tengah kinerja solid Vishal Mega Mart. Perusahaan melaporkan pendapatan kuartalan yang kuat, dengan pertumbuhan laba dan pendapatan yang signifikan. Namun, saham mengalami penurunan setelah transaksi besar. Penjualan saham promotor seperti ini umum terjadi di lanskap ritel India yang berkembang, di mana entitas seperti Avenue Supermarts dan Spencers Retail juga beroperasi. Keterlibatan investor internasional seperti entitas pemerintah Singapura menggarisbawahi kepercayaan global terhadap bisnis konsumen India, meskipun reaksi pasar bisa bervariasi.

Artikel Terkait

Anxious traders at Bombay Stock Exchange watch falling Indian stocks and rising oil prices amid Middle East tensions.
Gambar dihasilkan oleh AI

Saham India menghadapi tekanan berkelanjutan dari ketegangan Timur Tengah

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Setelah kejutan pasar awal dari konflik Asia Barat, ekuitas India mengalami aliran keluar investor asing besar-besaran dan tetap volatil di tengah kenaikan harga minyak. FPI menarik $751.4 juta pada 2 Maret—penarikan harian terbesar dalam empat bulan—dengan pasar kembali beroperasi setelah libur Holi pada 4 Maret di bawah tekanan yang berlanjut.

Vanguard Funds, investor institusional asing terkemuka di India, melihat kepemilikan ekuitasnya di 48 perusahaan terdaftar BSE mencapai Rs 69.100 crore per 27 Februari 2026. Ini menandai kenaikan 60% dari Rs 43.047 crore pada kuartal Maret, didorong oleh kinerja kuat beberapa saham selama FY26. Portofolio mencakup investasi baru di delapan perusahaan dari kuartal Desember 2025.

Dilaporkan oleh AI

Pop Mart, the Labubu toy maker, conducted its first share repurchase in two years, buying back 1.4 million shares for HK$251 million. The announcement boosted its Hong Kong-listed shares, which opened at HK$198.70. Analysts interpret the move as a signal of management's confidence in the company's healthy balance sheet.

Dua belas reksa dana saham di India telah mencapai nilai aset bersih melebihi Rs 1.000, menghasilkan tingkat pertumbuhan tahunan majemuk hingga 24% sejak diluncurkan. Sebelas dana ini telah beroperasi lebih dari 25 tahun, memberikan pengembalian dua digit yang konsisten di tengah pasang surut pasar. Kinerja ini menggarisbawahi nilai strategi investasi jangka panjang bagi investor yang sabar.

Dilaporkan oleh AI

Sony Music Group and Singapore’s GIC sovereign wealth fund are forming a joint venture to acquire music copyrights, planning to invest between $2 billion and $3 billion. The move will allow the Japanese entertainment giant to expand its song portfolio.

In early trade on Tuesday, the BSE Sensex rose 564.63 points to 82,790.45, while the NSE Nifty gained 167 points to 25,591.65. The rally was led by IT stocks including HCLTech, Infosys, and TCS, with both indices up over 0.5% as of 9:28 am.

Dilaporkan oleh AI

Despite a hot domestic market, South Korean investors have increased purchases on Hong Kong and mainland exchanges this year. Data shows they bought US$507 million in Hong Kong-listed shares and US$154 million in mainland-listed shares, focusing heavily on AI and semiconductor names.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak