Pasien sakit parah bermimpi tentang orang terkasih yang telah meninggal menjelang ajal

Orang yang mendekati ajal sering mengalami mimpi dan penglihatan yang jelas tentang kerabat yang telah meninggal, hewan peliharaan, pintu, tangga, dan cahaya, menurut para profesional perawatan paliatif. Pertemuan ini memberikan kenyamanan dan membantu pasien menerima kematian, menurut sebuah studi baru dari Italia. Para peneliti mencatat bahwa mimpi semacam itu menjadi lebih sering dan realistis seiring mendekatnya kematian.

Sebuah tim yang dipimpin oleh Elisa Rabitti di Jaringan Lokal Perawatan Paliatif di Reggio Emilia, Italia, mensurvei 239 dokter, perawat, psikolog, dan profesional lain yang merawat pasien sakit parah. Mimpi yang paling umum melibatkan pertemuan kembali dengan anggota keluarga atau hewan peliharaan yang telah meninggal. Seorang pasien bermimpi tentang mendiang suaminya yang mengatakan kepadanya, “Aku menunggumu,” yang membawa kedamaian batin dan membantu penerimaan akan kematian, lapor para peneliti dalam jurnal Death Studies.

Artikel Terkait

Healthcare professionals opposing euthanasia drafting a letter to request a meeting with Sébastien Lecornu
Gambar dihasilkan oleh AI

Caregivers opposed to euthanasia request urgent meeting with Sébastien Lecornu

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

The Soins de vie collective has written to the prime minister requesting an urgent audience on the end-of-life law. Health professionals opposed to euthanasia and assisted suicide say they have been sidelined from the drafting process.

Para peneliti menemukan bahwa mimpi yang jelas dan imersif dapat membuat tidur terasa lebih nyenyak dan lebih memulihkan, bahkan selama periode aktivitas otak yang tinggi. Sebuah studi yang menganalisis rekaman otak dari 44 orang dewasa sehat menunjukkan bahwa partisipan melaporkan tidur paling nyenyak setelah pengalaman mimpi yang intens. Temuan ini menantang pandangan tradisional mengenai tidur nyenyak sebagai aktivitas otak minimal.

Dilaporkan oleh AI

Six out of ten Dalarna residents worry about not receiving palliative care in time. On the Cancer Foundation's initiative, the region will investigate and improve services for patients with incurable diseases. Regional councilor Sofia Jarl (C) says it is not a new issue.

Researchers examining 939 adult skeletons from five medieval Danish cemeteries found no consistent evidence that people with leprosy or tuberculosis were relegated to lower-status graves. Instead, individuals showing signs of these diseases were often buried in prominent locations, suggesting that responses to illness varied across communities rather than following a uniform pattern of exclusion.

Dilaporkan oleh AI

Seorang wanita berusia 78 tahun di Nevada menceritakan pengalamannya mendekap saudarinya yang berusia 75 tahun saat saudarinya itu meninggal dunia setelah seorang perampok melepaskan tembakan ketika mereka sedang berjalan pagi di Las Vegas.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak