Wanita Texas divonis 15 tahun penjara dalam kasus perampokan berujung kematian

Seorang wanita berusia 20 tahun asal Texas telah dijatuhi hukuman 15 tahun penjara setelah mengaku bersalah atas perampokan dengan kekerasan dalam sebuah pembobolan rumah pada tahun 2024 yang menyebabkan seorang pria tewas.

Julie Marie Lopez mengajukan pengakuan bersalah tersebut terkait kematian Isaiah Guevara yang berusia 20 tahun. Insiden itu terjadi pada akhir Oktober 2024 di sebuah kompleks apartemen di San Antonio. Kantor Kejaksaan Wilayah Bexar County mengumumkan hukuman tersebut pada hari Kamis. Hakim Christine Del Prado dari Pengadilan Distrik Kriminal ke-227 menjatuhkan hukuman tersebut dan memberikan kredit masa tahanan selama 499 hari yang telah dijalani Lopez selama penahanan praperadilan. Lopez awalnya didakwa atas pembunuhan dan perampokan dengan kekerasan. Seorang pria lain yang didakwa dalam kasus yang sama telah dicabut tuntutannya karena kurangnya bukti awal tahun ini. Bibi korban mengatakan kepada KSAT bahwa pengurangan dakwaan dari pembunuhan menjadi perampokan sangat mengecewakan dan keluarga berencana untuk terus menghadiri sidang-sidang berikutnya.

Artikel Terkait

Seorang pria Texas telah dijatuhi hukuman seumur hidup karena menembak mati kekasihnya saat sedang tidur di apartemennya di San Marcos. Juan Manuel Yanez, 49 tahun, mengaku bersalah atas pembunuhan Victoria Valadez yang berusia 43 tahun awal bulan ini.

Dilaporkan oleh AI

Hakim Washtenaw County, Carol Kuhnke, menjatuhkan vonis 30 hingga 60 tahun penjara kepada Barry Lee Garza (58) atas penembakan fatal terhadap mantan kekasihnya, Amber Jo Thomas, pada tahun 2023. Garza menyergap Thomas di luar tempat kerjanya di Saline dan juga melukai seorang saksi mata. Vonis tersebut dijatuhkan setelah Garza menyatakan tidak menyanggah (no contest) atas dakwaan pembunuhan tingkat dua dan penyerangan dengan niat untuk membunuh.

Seorang wanita berusia 25 tahun di Spartanburg dijatuhi hukuman 21 tahun penjara pada hari Kamis setelah juri menyatakan dia bersalah atas pembunuhan tanpa rencana terkait kematian pacarnya akibat penembakan pada tahun 2023.

Dilaporkan oleh AI

Seorang pria berusia 47 tahun di Texas dinyatakan bersalah atas pembunuhan dan dijatuhi hukuman 30 tahun penjara karena mencekik ibu dari dua anak bungsunya pada tahun 2023.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak