Tiga pasien menerima implan otak pendeteksi kanker

Sebuah startup asal San Francisco telah mulai menguji implan otak pada manusia yang bertujuan untuk mendeteksi dan kelak mengobati kanker. Sejauh ini, tiga orang telah menerima perangkat tersebut.

Coherence Neuro, sebuah perusahaan yang memiliki hubungan dengan Neuralink milik Elon Musk, telah meluncurkan uji coba antarmuka otak-komputer pada manusia. Implan ini dirancang untuk mendeteksi kanker dan nantinya dapat menggunakan stimulasi listrik untuk mencegah pertumbuhan tumor.

Pengujian ini menandai langkah awal dalam menerapkan antarmuka otak untuk kondisi medis di luar kelumpuhan atau gangguan neurologis. Peneliti perusahaan menyatakan bahwa perangkat tersebut menargetkan tumor melalui pemantauan langsung dan intervensi potensial.

Rincian mengenai pasien atau hasil uji coba masih terbatas pada tahap ini. Fokus upaya saat ini adalah pada aspek keamanan dan kelayakan di fase awal.

Artikel Terkait

Three rhesus macaque monkeys equipped with brain-computer interfaces navigated virtual environments using only their thoughts. Researchers implanted around 300 electrodes in motor and premotor cortex areas to enable this control. The experiments aim to improve intuitive control for people with paralysis.

Dilaporkan oleh AI

Epia Neuro, a newly launched startup in San Francisco, is developing a brain-computer interface to help stroke patients regain hand movement. The system combines a brain implant with a motorized glove. Stroke remains a leading cause of long-term disability, affecting hand and arm function in about two-thirds of survivors.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak