Illustration of Tidal app labeling AI-generated music as non-monetized on a tablet screen.
Illustration of Tidal app labeling AI-generated music as non-monetized on a tablet screen.
Gambar dihasilkan oleh AI

Tidal akan melabeli dan menghentikan monetisasi musik yang 100 persen dibuat oleh AI

Gambar dihasilkan oleh AI

Tidal mengumumkan kebijakan baru untuk melabeli lagu yang sepenuhnya dibuat oleh AI dan berhenti membayar royalti atas lagu tersebut. Perubahan ini mulai berlaku pada 15 Juli.

Tidal menyatakan akan menyematkan ikon "AI" pada lagu-lagu yang teridentifikasi 100 persen dibuat oleh AI. Layanan streaming tersebut juga akan menghapus royalti untuk lagu-lagu semacam itu, dengan membatasi pembayaran hanya untuk musik yang diproduksi, ditulis, dan dibawakan secara langsung oleh manusia.

Perusahaan akan menerapkan alat deteksi otomatis mulai 15 Juli. Mereka berencana untuk memperluas pelabelan tersebut ke musik yang sebagian besar dibuat oleh AI setelah teknologi deteksi meningkat.

Tidal akan memblokir atau menghapus lagu buatan AI yang terkait dengan penipuan, termasuk upaya untuk menipu pendengar atau yang melibatkan aktivitas unggahan yang tidak wajar. Kreator dapat mengajukan sanggahan jika terdapat pelabelan yang salah melalui saluran dukungan.

Para pesaing telah mengambil langkah serupa. Deezer telah menghentikan monetisasi sebagian besar lagu AI, dan Spotify memperkenalkan lencana "Verified by Spotify" yang mengecualikan konten buatan AI.

Apa yang dikatakan orang

Para pengguna menyatakan dukungan terhadap kebijakan Tidal untuk melabeli dan menghentikan monetisasi musik yang sepenuhnya dibuat oleh AI. Banyak yang memuji langkah tersebut sebagai upaya melindungi royalti seniman manusia. Beberapa orang menyoroti kemampuan bagi pendengar untuk menyaring konten AI. Skeptisisme dalam diskusi awal tergolong minim, dengan fokus pada implikasi etis AI dalam industri musik.

Artikel Terkait

Realistic illustration of Deezer app showing 44% AI-generated music uploads surge, with rising graphs, AI music visuals, and fraud alerts for a news article.
Gambar dihasilkan oleh AI

Deezer reports 44% of music uploads are now AI-generated amid rising fraud concerns

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Deezer disclosed on May 4 that 44 percent of all songs uploaded to its platform—around 75,000 daily—are AI-generated, up sharply from 10 percent in January and 28 percent last September. Despite this surge, the tracks account for just 1-3 percent of listening time, thanks to detection tools that flag 85 percent for demonetization and exclude them from recommendations.

Deezer has introduced a free tool that identifies AI-generated music across playlists on 20 streaming platforms. The detector works in 27 languages and claims over 99 per cent accuracy by spotting specific artifacts left by AI software. It supports services including Spotify, Apple Music, YouTube Music and SoundCloud.

Dilaporkan oleh AI

YouTube announced changes to make labels on AI-generated videos more prominent and will begin automatically detecting such content. The updates apply to photorealistic videos and will roll out starting this month.

The Academy of Motion Picture Arts and Sciences has updated its rules to exclude AI-generated performances and screenplays from Oscar consideration starting with the 99th ceremony in 2027. This builds on other changes like multiple acting nominations per performer and expanded Best International Feature eligibility. Filmmakers may use AI tools but cannot submit synthetic works for awards.

Dilaporkan oleh AI

Doja Cat has stated that a batch of songs circulating on X are not her unreleased tracks but instead generated by artificial intelligence.

Building on initial 99th Academy Awards rule announcements, the Academy has clarified exclusions for AI-generated actors and screenplays, responding to Hollywood unions' concerns over synthetic likenesses and job threats. Other updates allow multiple top acting nods and award Best International Feature directly to directors.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak