Tottenham tunjuk Igor Tudor sebagai pelatih kepala sementara

Igor Tudor telah menyetujui untuk menjadi pelatih kepala sementara Tottenham Hotspur hingga akhir musim, setelah pemecatan Thomas Frank. Orang Kroasia berusia 47 tahun ini akan mengambil alih menjelang derby London utara melawan Arsenal pada 22 Februari 2026. Pengangkatan ini bertujuan mengatasi posisi genting Tottenham, yang berada di peringkat 16 Premier League dan lima poin di atas zona degradasi.

Igor Tudor, mantan pelatih Juventus berusia 47 tahun, telah mencapai kesepakatan lisan untuk menjadi pelatih kepala sementara Tottenham Hotspur untuk sisa musim Premier League 2025-26. Kesepakatan tersebut, yang dilaporkan pada 13 Februari 2026, masih menunggu detail kontrak akhir. Tudor, yang menganggur sejak pemecatannya dari Juventus pada Oktober 2025, akan mulai melatih skuad pada awal minggu depan. Pertandingan pertamanya adalah laga kandang Premier League melawan Arsenal pada 22 Februari. Tottenham memutuskan hubungan dengan Thomas Frank pada hari Rabu setelah kekalahan 2-1 di kandang dari Newcastle United, meninggalkan klub di peringkat 16 dan lima poin di atas zona degradasi. Tim hanya memenangkan dua dari 17 pertandingan liga terakhir mereka. Spurs mencari pelatih sementara berpengalaman yang dikenal dengan stabilisasi jangka pendek dan permainan menyerang, dan profil Tudor sesuai dengan kriteria ini berkat pengalamannya di klub-klub Eropa papan atas. Tudor biasanya menggunakan formasi tiga bek, menekankan pressing intensif, volume lari tinggi, dan permainan vertikal agresif. George Boxall, jurnalis yang meliput masa Tudor di Marseille, mengatakan kepada BBC Sport: “Gaya permainannya intens... banyak intensitas, banyak pressing. Dia memiliki kepribadian yang sangat kuat.” Pierre-Etienne Minonzio dari L'Equipe menambahkan: “Dia meminta pemainnya berlari banyak. Dalam wawancara sebelumnya dia berkata 'Jika kamu tidak berlari, kamu tidak bermain'.” Selama musim 2022-23 di Marseille, Tudor membawa tim ke peringkat ketiga Ligue 1 dengan susunan 3-5-2 yang konsisten, melampaui total poin tahun sebelumnya meskipun tantangan dengan pemain seperti Dimitri Payet, yang didudukkan karena kurang intensitas. Di Juventus, diangkat pada Maret 2025, dia awalnya membawa tim dari peringkat kelima ke keempat, mengamankan kualifikasi Liga Champions, tetapi dipecat setelah delapan pertandingan tanpa kemenangan di tengah ketegangan dengan manajemen klub mengenai transfer dan susunan tim. Sebelumnya, pada 2024 di Lazio, Tudor mengambil alih pada Maret dan memenangkan lima dari sembilan pertandingan liga, membantu mengamankan peringkat ketujuh dan kualifikasi Europa League sebelum mengundurkan diri. Jurnalis Italia Daniele Verri menggambarkan pendekatan Tudor: “Tudor adalah pelatih agresif dan itulah yang dia tuntut dari klubnya... Banyak pressing. Saat merebut bola, dia langsung vertikal.” Tottenham berencana menunjuk penerus permanen pada musim panas, tetapi fokus segera Tudor adalah menghindari degradasi. Rekor kepelatihannya mencakup periode di Hajduk Split, PAOK, Galatasaray, Udinese, Hellas Verona, dan lainnya, dengan rata-rata poin per pertandingan dari 1,29 hingga 1,91.

Artikel Terkait

Igor Tudor shakes hands with Tottenham official outside the stadium after 44 days as interim coach amid sacking and relegation fears.
Gambar dihasilkan oleh AI

Tottenham berpisah dengan Igor Tudor setelah 44 hari menjabat

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Tottenham Hotspur telah berpisah dengan pelatih kepala sementara Igor Tudor atas kesepakatan bersama setelah hanya 44 hari dan mengumpulkan satu poin dari lima pertandingan Liga Premier. Klub tersebut berada satu poin di atas zona degradasi dengan tujuh pertandingan tersisa. Tudor pergi menyusul kekalahan 0-3 dari Nottingham Forest dan di tengah kabar duka keluarga.

Tottenham Hotspur telah menunjuk mantan manajer Juventus Igor Tudor sebagai pelatih kepala sementara hingga akhir musim, setelah memecat Thomas Frank. Orang Kroasia berusia 47 tahun itu akan mengambil alih di tengah kesulitan klub di Premier League. Pertandingan pertamanya akan melawan Arsenal pada 22 Februari.

Dilaporkan oleh AI

Tottenham Hotspur telah menunjuk Igor Tudor sebagai pelatih baru untuk 12 pertandingan terakhir musim Premier League, setelah memecat Thomas Frank. Klub saat ini berada di peringkat 16 dan menghadapi perjuangan untuk menghindari degradasi. Ahli Troy Deeney menyebut penunjukan ini sebagai solusi jangka pendek, dengan menyoroti sistem taktik Tudor sebagai faktor kunci.

Tottenham Hotspur akan menjamu Arsenal dalam pertandingan kunci Liga Premier pada Minggu, 22 Februari, yang menandai debut pelatih sementara Igor Tudor. Pertandingan di Tottenham Hotspur Stadium ini datang di tengah tantangan bagi kedua tim, dengan Tottenham berjuang menghindari degradasi dan Arsenal berada di bawah tekanan setelah hasil imbang baru-baru ini. Penggemar di berbagai wilayah dapat menonton pertandingan melalui penyiar dan layanan streaming tertentu.

Dilaporkan oleh AI

Arsenal meraih kemenangan telak 4-1 atas Tottenham Hotspur dalam derby London Utara Premier League pada 22 Februari 2026 di Tottenham Hotspur Stadium. Eberechi Eze mencetak dua gol, sementara Viktor Gyokeres menambahkan brace, dengan Randal Kolo Muani mencetak satu-satunya gol Tottenham. Kemenangan ini memperlebar keunggulan Arsenal di puncak klasemen menjadi lima poin.

Kapten Tottenham Hotspur, Cristian Romero, mengakui musim ini berjalan sulit saat ia bersiap kembali untuk tujuh pertandingan terakhir klub di Liga Premier di tengah perjuangan menghindari degradasi. Berbicara setelah kemenangan 5-0 Argentina atas Zambia, Romero mengatakan ia 'tidak sedang dalam kondisi terbaik' di Spurs dan harus 'segera bangkit' untuk membantu tim. Komentar tersebut muncul beberapa jam setelah penunjukan Roberto De Zerbi sebagai manajer ketiga klub musim ini.

Dilaporkan oleh AI

Tottenham Hotspur tetap berada di zona degradasi Premier League setelah bermain imbang 2-2 melawan Brighton di Tottenham Hotspur Stadium. Gol penyeimbang Georginio Rutter di masa tambahan waktu memperpanjang rekor tanpa kemenangan Spurs menjadi 15 pertandingan, rekor terpanjang mereka dalam lebih dari 90 tahun. Manajer Roberto De Zerbi menekankan pentingnya mentalitas setelah hasil ini membuat timnya berada di posisi ke-18, satu poin di belakang West Ham.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak