Tottenham menunjuk Igor Tudor untuk sisa pertandingan Premier League

Tottenham Hotspur telah menunjuk Igor Tudor sebagai pelatih baru untuk 12 pertandingan terakhir musim Premier League, setelah memecat Thomas Frank. Klub saat ini berada di peringkat 16 dan menghadapi perjuangan untuk menghindari degradasi. Ahli Troy Deeney menyebut penunjukan ini sebagai solusi jangka pendek, dengan menyoroti sistem taktik Tudor sebagai faktor kunci.

Tottenham Hotspur bertindak cepat untuk mengatasi posisi gentingnya di Premier League dengan menunjuk Igor Tudor untuk memimpin tim hingga akhir musim. Dengan klub terjebak di peringkat 16 setelah pemecatan Thomas Frank, fokusnya adalah mengumpulkan poin untuk memastikan bertahan. Tudor, pelatih Kroasia dengan pengalaman di berbagai liga tetapi tanpa pengalaman Premier League, mengambil peran bertekanan tinggi. Penunjukannya dianggap tidak biasa, dengan harapan ia bisa cepat beradaptasi dan menstabilkan skuad. Deeney, mantan penyerang Premier League, berbagi pandangannya dalam wawancara CBS Sports di TikTok, menekankan formasi 3-4-2-1 favorit Tudor sebagai alasan utama pilihan tersebut. Ia menyatakan: „Bagi saya, satu-satunya hubungan yang saya lihat adalah ia bermain dengan sistem 3-4-2-1. Itu satu-satunya alasan yang saya lihat, dan ia bersedia mengambil pekerjaan jangka pendek. Apakah ini cocok untuk tim Tottenham Hotspur yang sedang kesulitan, kurang percaya diri, dan berjuang bertahan di Premier League?“ Waktu yang ketat menambah urgensi, karena debut Tudor akan melawan Arsenal di derby London Utara akhir pekan depan. Kritikus mencatat risiko memilih orang luar yang tidak familiar dengan tuntutan sepak bola Inggris, menyarankan alternatif seperti Michael Carrick—yang sukses di Manchester United meski tanpa pengalaman sebagai pelatih liga atas. Meskipun Tudor punya kesuksesan masa lalu di tempat lain, langkah ini dilihat sebagai taruhan bagi Tottenham yang rendah moral. Pengaturan sementara ini menekankan prioritas segera Tottenham, tanpa indikasi rencana jangka panjang di luar mempertahankan status Premier League.

Artikel Terkait

Igor Tudor shakes hands with Tottenham official outside the stadium after 44 days as interim coach amid sacking and relegation fears.
Gambar dihasilkan oleh AI

Tottenham part ways with Igor Tudor after 44 days in charge

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Tottenham Hotspur have parted ways with interim head coach Igor Tudor by mutual consent after just 44 days and one point from five Premier League games. The club sit one point above the relegation zone with seven matches remaining. Tudor leaves following a 3-0 defeat to Nottingham Forest and amid personal bereavement.

Tottenham Hotspur has confirmed the death of interim coach Igor Tudor's father, Mario, after he missed post-match media duties following the team's 3-0 Premier League home defeat to Nottingham Forest on March 22. The club issued a statement expressing condolences amid Spurs' ongoing struggles.

Dilaporkan oleh AI

Tottenham Hotspur have confirmed Roberto De Zerbi as their new men's head coach on a long-term contract, subject to work permit. The Italian succeeds Igor Tudor, who left after just seven games amid the club's relegation battle. De Zerbi aims to lift Spurs from 17th in the Premier League table.

West Ham United confirmed that Nuno Espirito Santo will remain as head coach following the club's relegation from the Premier League. The decision came after the board reviewed the team's performance and met with the coach this week.

Dilaporkan oleh AI

Tottenham will host Everton in the Premier League on Sunday with their top-flight status still not mathematically assured. The home side sit two points above the relegation zone and need at least a draw to secure survival. Everton have nothing left to play for after their European hopes ended earlier in the week.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak