Lisa De Pasquale, mantan direktur Conservative Political Action Conference, telah berbagi kenangan tentang David Keene, ketua almarhum American Conservative Union. Ia menyoroti komitmennya dalam memupuk pemimpin konservatif baru melalui CPAC. Upaya Keene membantu mempromosikan tokoh seperti Marco Rubio di awal karier mereka.
David Keene menjabat sebagai ketua American Conservative Union dalam kapasitas sukarelawan, mengawasi Conservative Political Action Conference (CPAC) selama era penting bagi gerakan konservatif. Lisa De Pasquale bekerja bersamanya sebagai direktur CPAC dari Juni 2006 hingga April 2011, memulai pada usia 28 tahun setelah rekomendasi dari Ann Coulter, yang mengirim email bahwa De Pasquale hanya membutuhkan instruksi sekali saja. De Pasquale mengenang pendekatan inklusif Keene, yang menghargai perbedaan pendapat dan perspektif baru dalam konservatisme. Ia mempromosikan suara dari berbagai kelompok, termasuk upaya Chris Barron untuk mewakili gay konservatif dan sekutunya, serta pemimpin Tea Party yang mengkritik Republikan di Kongres. Keene memprioritaskan keputusan yang menguntungkan peserta konferensi daripada preferensi pribadi, sekali kali menyebut salah satu ide pembicara De Pasquale sebagai «inspired.» Sebuah contoh utama adalah pada Februari 2010, ketika Keene mengundang Marco Rubio—saat itu kuda hitam dalam pemilihan primer Partai Republik Florida melawan Charlie Crist—untuk membuka CPAC, menandakan dukungan kepada Partai Republik dan media. Ia juga mempromosikan talenta muda dengan menyoroti puluhan pemimpin dan aktivis baru. Pada 2009, Keene menyarankan De Pasquale memperkenalkan pembicara penutup Rush Limbaugh, mencatat kekagumannya padanya sebagai inspirasinya, mirip Reagan. Kemudian, ia memperkenalkan Donald Trump selama penampilan kejutan di CPAC yang diatur oleh Barron. Keene memastikan CPAC tetap terjangkau bagi mahasiswa, menghormati janji kepada Presiden Reagan dengan mempertahankan biaya pendaftaran pada $25-50, atau $15 untuk pendaftar dini, meskipun biaya hotel meningkat. Hal ini menjadikan acara tersebut pusat jaringan vital bagi konservatif muda, memupuk koneksi di lorong dan bar. De Pasquale mengkreditkan Keene karena mengajarinya memilih pertempuran dengan bijak dan mendukung sekutu dalam lingkungan politik transaksional. Keduanya meninggalkan jabatan pada 2011. Putri Keene, Kerry, merefleksikan, «Saya akan mengingat bukan figur publik itu, melainkan ayah yang menyambut saya sebagai anaknya sendiri, yang memberi saya rumah, dan pekerjaan pertama saya.» De Pasquale menekankan akar Keene dalam aktivisme kampus, sebagaimana dicatat oleh John Gizzi di Newsmax, dan perannya dalam menjadikan CPAC esensial bagi College Republicans.