Pemimpin TWICE, Jihyo, menghadapi kritik daring setelah memuji BTS dan grup senior lainnya karena telah membuka jalan bagi kesuksesan global K-pop dalam sebuah wawancara baru-baru ini.
Dalam wawancara tersebut, Jihyo menyatakan bahwa grupnya "hanya mengikuti jejak mereka" dan mengungkapkan rasa terima kasih atas apa yang telah dilakukan oleh para pendahulu. Ia juga mencatat peran saluran konten dalam membantu artis K-pop mendapatkan kehadiran global yang lebih kuat, dengan menunjukkan bahwa tantangan Instagram dan TikTok belum tersedia pada masa debutnya.
Komentar tersebut memicu reaksi tajam dari warganet, dengan beberapa orang menuduh Jihyo mengabaikan kontribusi artis perempuan dan terlibat dalam misogini terinternalisasi. Seorang pengguna menulis bahwa memberikan kredit kesuksesan kepada pria sementara meremehkan kerja keras perempuan terasa "menjijikkan."
Yang lain melangkah lebih jauh, melabeli pernyataan tersebut sebagai tindakan yang meremehkan peran perempuan dalam industri ini dan mempertanyakan pengaruh BTS. Reaksi keras tersebut berkembang dengan cepat di platform media sosial tak lama setelah wawancara itu muncul.
Koreaboo melaporkan kontroversi tersebut pada 11 Juli, menyoroti kutipan dari para kritikus yang merasa pernyataan tersebut mengabaikan upaya para perempuan dalam K-pop.