Di CES 2026, uHoo mengungkap monitor kualitas udara rumah Caeli, yang melacak sembilan aspek udara dalam ruangan dan memperkenalkan indeks influenza baru untuk menilai risiko flu. Perangkat ini menggabungkan data sensor dengan penelitian virologi untuk memberikan skor 1 hingga 10 yang menunjukkan kemungkinan penyebaran virus. Dengan harga prapemesanan $200, Caeli dijadwalkan rilis pada Februari.
Monitor Caeli dari uHoo merupakan langkah ambisius dalam pelacakan kualitas udara rumah, debut di CES 2026 dengan fitur-fitur canggih untuk pemantauan kesehatan. Berbeda dengan perangkat biasa, Caeli mengukur debu, suhu, senyawa organik volatil (VOCs), karbon dioksida (CO2), kelembaban, dan empat aspek lainnya, menjadikannya lebih besar dan penuh sensor. Mendukung kompatibilitas Matter untuk integrasi mulus dengan ekosistem Apple, Google, dan Alexa. Fitur unggulan adalah indeks influenza, yang menganalisis pembacaan sensor bersama dengan puluhan tahun penelitian virologi untuk menghasilkan skor risiko 1 hingga 10. Skor 1 hingga 3 menunjukkan risiko penularan virus rendah, sementara 10 menandakan kemungkinan tertinggi tertular flu atau penyakit serupa. Faktor seperti peningkatan kelembaban, suhu lebih hangat, dan partikel yang meningkat menaikkan skor, membantu pengguna mengambil tindakan pencegahan seperti mengaktifkan pemurni udara atau mendorong pemakaian masker. Caeli juga memiliki indeks jamur untuk mendeteksi risiko penyebaran spora, terutama di lingkungan lembab. Monitor CO dan CO2-nya mendukung pengawasan kesehatan berkelanjutan, bahkan tanpa gejala, dan pelacakan partikel membantu selama musim alergi. Tersedia untuk prapemesanan seharga $200, monitor ini akan dirilis pada Februari, dengan harga diharapkan naik setelahnya. uHoo memposisikan Caeli sebagai alat komprehensif untuk menjaga kesehatan udara dalam ruangan, meskipun kinerjanya menunggu pengujian independen.