Vince Zampella, pencipta bersama Call of Duty, meninggal dalam kecelakaan mobil

Vince Zampella, pengembang game terkemuka dan pencipta bersama seri Call of Duty, meninggal dunia pada usia 55 tahun dalam kecelakaan mobil satu kendaraan. Kecelakaan itu terjadi pada hari Minggu dan juga merenggut nyawa satu orang tak dikenal lainnya. Karier Zampella membentuk franchise penembak orang pertama utama melalui pekerjaannya di Infinity Ward dan Respawn Entertainment.

Vince Zampella, yang dikenal karena peran pentingnya dalam industri game, meninggal pada hari Minggu dalam kecelakaan mobil satu kendaraan yang dilaporkan oleh saluran berita Los Angeles NBC4. Pengembang berusia 55 tahun itu sedang bepergian dengan satu orang tak dikenal lainnya yang juga tewas dalam insiden tersebut.

Karier Zampella dimulai dengan mendirikan Infinity Ward, di mana ia menciptakan seri Call of Duty. Ia tetap di studio selama peluncuran angsuran sukses awalnya, menjadikan franchise tersebut sebagai pilar utama game penembak orang pertama. Pada 2010, setelah meninggalkan Infinity Ward, Zampella mendirikan Respawn Entertainment. Studio ini mengembangkan judul-judul terkenal termasuk Titanfall, Titanfall 2, dan Apex Legends. Electronic Arts mengakuisisi Respawn, mengintegrasikannya ke dalam portofolio mereka.

Baru-baru ini, Zampella memimpin studio Los Angeles milik DICE dan mengawasi franchise Battlefield. Battlefield 6, entri terbaru, diluncurkan pada awal 2025.

Electronic Arts mengeluarkan pernyataan duka cita atas kehilangannya: «Ini adalah kehilangan yang tak terbayangkan, dan hati kami bersama keluarga Vince, orang-orang terkasihnya, dan semua orang yang tersentuh oleh karyanya. Pengaruh Vince terhadap industri video game sangat mendalam dan luas. Sebagai teman, rekan kerja, pemimpin, dan pencipta visioner, karyanya membantu membentuk hiburan interaktif modern dan menginspirasi jutaan pemain dan pengembang di seluruh dunia. Warisannya akan terus membentuk cara pembuatan game dan bagaimana pemain terhubung selama beberapa generasi.»

Kontribusi Zampella telah meninggalkan dampak abadi pada hiburan interaktif, memengaruhi pengembang dan pemain secara global.

Artikel Terkait

Jeff Kaplan in a podcast interview, illustrated with symbols of his Blizzard exit, anti-AI stance, and new survival game studio.
Gambar dihasilkan oleh AI

Former Overwatch director discusses Blizzard exit and AI in interview

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Jeff Kaplan, former director of Overwatch, shared insights into his departure from Blizzard and views on AI in a recent podcast interview. He described intense corporate pressures tied to the Overwatch League and emphasized the irreplaceable value of human creativity in game development. Kaplan also revealed details about his new studio's upcoming survival game.

Brian Raffel, co-founder of Raven Software, is retiring after 36 years leading the studio. Raven Software announced the news on X, highlighting his role in creating games from Black Crypt to support on Call of Duty titles. The studio traced its history from independent beginnings to its current focus on Activision's Warzone and annual sequels.

Dilaporkan oleh AI

Sony has closed Dark Outlaw Games, a first-party studio founded in 2025 by former Call of Duty producer Jason Blundell, before it could announce its debut PlayStation title. Bloomberg's Jason Schreier reported the shutdown, which followed an internal announcement on Tuesday and aligns with broader PlayStation staff cuts, including mobile development teams, amid Sony's challenges with multiplayer and live-service games.

Veteran developers Brenda and John Romero have described the current state of the games industry as worse than the 1983 crash. In an interview with GamesIndustry.biz, they highlighted widespread layoffs and studio closures affecting nearly everyone. Brenda Romero called it 'definitely crashier' than the recession that saw video game revenue plummet 97 percent.

Dilaporkan oleh AI

Xbox CEO Asha Sharma has announced a major reorganization of the gaming division's leadership. The changes promote longtime Xbox veterans and bring in new executives with expertise in AI, design, and growth. Sharma aims to build capabilities for a more affordable, personal, and open platform.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak