Xbox akan menghapus AI Copilot dari konsol dan aplikasi

CEO Xbox Asha Sharma mengumumkan bahwa Microsoft akan menghentikan asisten AI Copilot di aplikasi seluler Xbox dan menghentikan pengembangannya untuk konsol. Langkah ini diambil di tengah upaya untuk memfokuskan kembali divisi gim. Sharma membagikan rencana tersebut dalam sebuah unggahan pada 5 Mei 2026.

Divisi Xbox milik Microsoft sedang menonaktifkan fitur-fitur termasuk asisten AI Copilot, yang sebelumnya diperkenalkan sebagai pembantu dalam gim yang dapat memantau layar pemain. Versi beta diluncurkan di aplikasi seluler Xbox pada Mei 2025, dengan rencana yang dijabarkan dalam presentasi GDC Maret 2026 untuk membawanya ke konsol akhir tahun ini. Rencana konsol tersebut sekarang akan dihentikan, kata Sharma, karena tidak sejalan dengan arah tujuan Xbox. Sharma, yang sebelumnya memimpin divisi CoreAI Microsoft, membuat pengumuman tersebut bersamaan dengan perekrutan pimpinan baru. Ia menulis: “Xbox perlu bergerak lebih cepat, memperdalam hubungan kami dengan komunitas, dan mengatasi hambatan bagi para pemain maupun pengembang. Hari ini, kami mempromosikan para pemimpin yang membantu membangun Xbox, sekaligus membawa suara-suara baru untuk membantu mendorong kami maju. Keseimbangan ini penting saat kami mengembalikan bisnis ke jalur yang benar. Sebagai bagian dari pergeseran ini, Anda akan melihat kami mulai menonaktifkan fitur-fitur yang tidak sejalan dengan arah tujuan kami. Kami akan mulai menghentikan Copilot di seluler dan akan menghentikan pengembangan Copilot di konsol.” Tim baru tersebut mencakup Jared Palmer, mantan wakil presiden produk CoreAI, yang kini menangani teknik dan infrastruktur Xbox; Tim Allen, mantan wakil presiden desain dan riset di CoreAI, yang memimpin desain Xbox; dan Evan Chaki, mantan manajer umum CoreAI yang mengawasi tim untuk menyederhanakan pengembangan, menurut CNBC.

Artikel Terkait

New Xbox leaders Asha Sharma and Matt Booty at press conference pledging hardware focus and brand revival.
Gambar dihasilkan oleh AI

Xbox's new leaders pledge focus on hardware and brand revival

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Asha Sharma, the new CEO of Microsoft Gaming, and Matt Booty, Xbox's chief content officer, have emphasized a commitment to new Xbox hardware as part of a broader effort to revive the brand. Their statements follow the retirement of long-time leader Phil Spencer and the departure of Sarah Bond. Sharma, coming from Microsoft's CoreAI division, promises announcements soon while stressing learning about ongoing strategies like Game Pass and multiplatform publishing.

Microsoft has launched Gaming Copilot, an AI assistant designed to help PC gamers navigate in-game challenges. The tool integrates with the Windows Game Bar and Xbox mobile app, providing personalized guidance based on player data. It marks the company's ongoing integration of artificial intelligence into gaming experiences.

Dilaporkan oleh AI

Building on the recent Gaming Copilot launch for PC, Microsoft showcased Xbox AI features at GDC 2026, prioritizing game developers amid industry concerns. Highlights include Auto Super Resolution, AI-generated clips, and Copilot's console rollout, with plans to license creator content.

Xbox CEO Asha Sharma and chief content officer Matt Booty announced the gaming division is reverting from 'Microsoft Gaming' to simply 'Xbox.' In a memo shared on Xbox Wire following an all-hands meeting, they addressed player frustrations and pledged to reevaluate the approach to game exclusivity. The move signals a renewed focus on console as the foundation amid broader platform ambitions.

Dilaporkan oleh AI

Microsoft has removed the Copilot name from its Windows 11 Notepad app in the latest Insider build, renaming the AI features to 'Writing tools.' The change affects branding but keeps the generative writing functions intact. Similar updates appear in the Snipping Tool.

Microsoft has retired its unusual 'This is an Xbox' marketing push amid changes in leadership. The campaign, which highlighted non-traditional Xbox experiences, appears to have been discontinued. This move follows recent shifts within the company's gaming division.

Dilaporkan oleh AI

Unity Technologies' CEO Matthew Bromberg has announced an upcoming beta update to its game engine that will allow developers to create full casual games using natural language prompts. The feature is set to be unveiled at the Game Developers Conference in March. While the technology aims to simplify game development, it arrives amid ongoing debates about generative AI's role in the industry.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak