Merek pakaian pria yang berbasis di Seoul, XLIM, telah merancang ulang sepatu trail running Mafate Speed 2 dari HOKA dengan bagian atas berbahan suede dan kulit untuk estetika lo-fi yang terinspirasi tahun 1990-an. Tersedia dalam warna biru indigo pekat (eksklusif di situs XLIM) dan ungu tua/hitam (rilis lebih luas pada 18 April 2026), kolaborasi ini mengikuti desain ulang sebelumnya oleh Moncler dan END.
XLIM, yang dikenal dengan kain teknisnya, memulai debut kolaborasi HOKA pertamanya dengan mengganti bahan mesh bernapas dan pelapis tanpa jahitan pada Mafate Speed 2 dengan suede berbulu dan kulit, yang memprioritaskan tekstur dan nuansa retro daripada performa trail murni. Awalnya dirilis satu dekade lalu, model ini telah berkembang menjadi favorit mode, melanjutkan pembaruan ramping seperti versi putih Moncler tahun 2021 dan remix netral dari END.
Corak warna kontras tinggi mencakup varian hitam pekat/ungu tua-hitam yang tersembunyi dan pilihan warna biru Yves Klein/kobalt/indigo pekat yang cerah. Branding logo XLIM yang halus muncul di sisi samping bagian jari kaki. Teknologi HOKA tetap dipertahankan: sol luar Vibram Mega-Grip dengan tapak 5mm, bingkai Active Foot untuk dukungan, dan Meta-Rocker untuk efisiensi langkah, yang cocok untuk penggunaan dari jalur pendakian hingga ke jalanan.
Perancang Dohee Kim menekankan inovasi praktis dalam Hypebeast Magazine: “Daripada sekadar mengikuti tren eksternal... kami mengembangkan kain kami sendiri untuk fungsi dan gaya.” Sepatu ini akan dirilis pada 18 April di toko dan situs web XLIM.