Bioteknologi

Ikuti
Illustration of a cat in a lab with DNA linking to human and dog cancer genes for a news article on feline tumor study.
Gambar dihasilkan oleh AI

Studi terhadap hampir 500 tumor kucing menemukan tumpang tindih gen kanker dengan manusia dan anjing

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI Fakta terverifikasi

Analisis genetik terhadap 493 tumor dari kucing domestik yang dikumpulkan dari lima negara menemukan bahwa kanker pada kucing berbagi banyak gen pemicu kanker yang sama dengan yang terlihat pada manusia dan anjing, termasuk mutasi FBXW7 yang sering terjadi pada tumor payudara kucing yang terkait dengan hasil yang lebih buruk pada beberapa jenis kanker payudara manusia. Hasil penelitian ini diterbitkan dalam jurnal Science.

Para peneliti telah menggunakan fag yang dimodifikasi secara genetik untuk memanfaatkan imunitas vaksin yang sudah ada sebelumnya guna menghancurkan sel kanker pada tikus. Pendekatan ini berhasil membasmi tumor pada 44 persen hewan yang diobati tanpa ada kekambuhan setelah satu tahun.

Dilaporkan oleh AI

Leading managers from the pharma and tech industries are raising alarms over potential misuse of AI and gene technology for biological weapons.

Egypt’s Vaccine City and Biotechnology project is expected to attract investments worth EGP 12bn by 2030, according to the Minister of Health and Population.

Dilaporkan oleh AI

Sebuah startup umur panjang telah memberikan dosis pertama terapi peremajaan sel kepada seorang pasien. Langkah ini menyusul persetujuan FDA baru-baru ini untuk uji klinis pada manusia terhadap pengobatan yang dikenal sebagai ER-100.

Terapi eksperimental bernama VERVE-102 berhasil menurunkan kolesterol LDL hingga 62 persen setelah satu dosis tunggal dalam studi keamanan tahap awal. Hasil ini berasal dari uji klinis Fase I yang melibatkan 35 pasien dengan kolesterol tinggi atau penyakit kardiovaskular dini. Data tersebut diterbitkan minggu ini di New England Journal of Medicine.

Dilaporkan oleh AI Fakta terverifikasi

Para peneliti MIT melaporkan bahwa asam amino sistein, yang ditemukan dalam banyak makanan kaya protein, dapat meningkatkan kemampuan usus halus untuk beregenerasi setelah cedera pada tikus dengan memicu kaskade sinyal kekebalan ke sel punca. Karya ilmiah yang diterbitkan dalam Nature ini memunculkan kemungkinan—yang belum diuji pada manusia—bahwa pola makan atau suplemen suatu hari nanti dapat membantu meringankan kerusakan usus akibat pengobatan selama radiasi atau kemoterapi.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak