Startup umur panjang suntikkan dosis pertama pada pasien uji coba kehilangan penglihatan

Sebuah startup umur panjang telah memberikan dosis pertama terapi peremajaan sel kepada seorang pasien. Langkah ini menyusul persetujuan FDA baru-baru ini untuk uji klinis pada manusia terhadap pengobatan yang dikenal sebagai ER-100.

Terapi ini menargetkan hilangnya penglihatan terkait usia sebagai fokus awalnya. Pejabat perusahaan mengonfirmasi bahwa pemberian dosis dilakukan setelah regulator memberikan izin untuk uji coba obat tersebut. Pemulihan penglihatan adalah tujuan utama pada tahap ini. Pengobatan ini nantinya dapat mengatasi kondisi lain yang terkait dengan penuaan. Hal ini menandai langkah awal dalam upaya menerapkan metode peremajaan sel pada manusia. Pihak startup belum merilis detail mengenai kondisi pasien atau lokasi uji coba.

Artikel Terkait

Scientist in lab studying mouse with DNA and brain inflammation overlays representing Alzheimer’s drug research.
Gambar dihasilkan oleh AI

Experimental drug reduced DNA damage and inflammation in an Alzheimer’s mouse model, King’s College London says

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI Fakta terverifikasi

Scientists at King’s College London report that an experimental compound, KCL-286, repaired markers of DNA damage and lowered brain inflammation in a mouse model of Alzheimer’s disease. The team says the drug—originally developed for spinal cord injury—has already completed Phase 1 safety and tolerability testing in humans, which could speed plans for further clinical studies.

A US company plans to offer an unapproved gene therapy designed to boost levels of an anti-ageing protein called klotho. The treatment will be provided at clinics in Honduras, the Bahamas and Panama. It aims to bypass US regulatory requirements.

Dilaporkan oleh AI

A widely studied anti-aging treatment triggered significant brain damage in mice, according to new research from the University of Connecticut. The drug combination dasatinib plus quercetin caused myelin loss and changes resembling those seen in multiple sclerosis. The findings raise questions about its use in longevity studies and off-label therapies.

Researchers have shown that rejuvenating muscle stem cells from old mice leads to larger muscle growth and improved recovery after injury. The approach could one day help older people regain strength and mobility. Experiments demonstrated clear benefits in leg function and tissue repair.

Dilaporkan oleh AI

An experimental T-cell therapy has allowed four children with aggressive, typically fatal brain cancers to survive for years after treatment in a clinical trial. Three show no signs of disease.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak